Liga Champions
2 Kontroversi Wasit dalam Kekalahan Barcelona atas Atletico: Hansi Flick Teriak Minta Penalti
Hansi Flick protes minta penalti dalam kontroversi wasit yang warnai kekalahan Barcelona atas Atletico di leg pertama perempat final Liga Champions.
Ringkasan Berita:
- Wasit asal Rumania, Istvan Kovacs, menuai sorotan miring setelah menciptakan dua kontroversi dalam kakalahan Barcelona atas Atletico Madrid
- Kontroversi yang memicu reaksi keras di media sosial adalah keputusan Istvan Kovacs tak berikan hadiah penalti padahal ada pemain Atletico Madrid yang memegang bola di area terlarang
- Pelatih Barcelona Hansi Flick dibaut geram dan kecewa atas kontroversi yang terjadi
TRIBUNNEWS.COM - Dua kontroversi wasit mengiringi kemenangan dua gol tanpa balas Atletico Madrid atas Barcelona pada leg pertama Perempat Final Liga Champions 2025/2026.
Berlangsung di Camp Nou Stadium, Spanyol, Atletico Madrid sebagai tim tamu menggilas Barcelona 2-0, Kamis (9/4) dini hari WIB.
Gol Julian Alvarez (45') dan Alexander Sorloth (70') memastikan kemenangan Atletico Madrid di leg pertama.
Hasil ini menjadi modal besar bagi pasukan Diego Simeone jelang leg kedua di Stadion Metropolitano pekan depan.
Bagi pelatih Atletico Madrid, Diego Simone, kemenangan ini sangat memuaskan baginya. Meski setelah pertandingan, pelatih asal Argentina ini memasang wajah datar ketika masuk lorong stadion setelah laga.
Faktanya, mantan pemain Inter Milan ini membukukan kemenangan pertama di Camp Nou sepanjang kariernya sebagai pelatih.
Namun lebih dari itu, kemenangan bersejarah Diego Simeone atas Barcelona di Cam Nou, dibayangi sorotan minor yang dikaibatkan kontroversi wasit.
Kontroversi Kartu Merah Pau Cubarsi
Pengusiran tersebut diawali oleh duel antara Cubarsi dan Giuliano Simeone.
Penyerang Atletico memanfaatkan barisan pertahanan empat pemain Barcelona yang sekali lagi berdiri terlalu tinggi dan berlari sendirian menuju gawang tim Catalan setelah menerima umpan terobosan dari Alvarez di lini tengah.
Cubarsi mencoba menyelamatkan situasi, memotong jalur lari Simeone dari belakang, dan menjatuhkannya.
Wasit utama pertandingan, Istvan Kovacs awalnya memberikan kartu kuning kepada Cubarsi.
Setelah protes keras dari pelatih Atletico, Diego Simeone, dan beberapa pemainnya, serta intervensi VAR, wasit tersebut pergi ke monitor dan meninjau kembali adegan tersebut. Selanjutnya, ia mengubah keputusannya dan mengusir Cubarsi lebih awal.
Baca juga: Fakta Kemenangan Atletico atas Barcelona di Liga Champions - Junior Messi Raja Gol, Yamal Frustrasi
Kontroversi Gerakan Tangan Aneh
Adegan kontroversial lainnya terjadi pada menit ke-54.
Kiper Atletico, Juan Musso melakukan tendangan gawang datar ke arah kanan hingga ke tepi kotak penalti timnya sendiri.
Rekan setimnya, Pubill, menghentikan bola dengan tangannya, meletakkannya di garis gawang, dan kemudian melakukan tendangan gawang tersebut kembali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Barcelona-Copa-del-Rey-161.jpg)