Jumat, 10 April 2026

Liga Champions

Barcelona Resmi Laporkan Wasit ke UEFA, Soroti Handball Pubill dan Kinerja VAR

Soroti keputusan wasit, Barcelona mengajukan pengaduan resmi kepada UEFA setelah kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di UCL.

FC Barcelona
BERDUEL - Aksi gelandang Barcelona, Eric Garcia (kiri) berebut bola dengan penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez (kanan) dalam pertandingan leg pertama babak perempat final Liga Champions di Camp Nou, Kamis (9/4/2026) dini hari WIB. Soroti keputusan wasit, Barcelona meluapkan kekecewaan dengan mengajukan pengaduan resmi kepada UEFA setelah kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (9/4/2026) kemarin. 

Ringkasan Berita:
  • Barcelona mengajukan pengaduan resmi ke UEFA usai kalah 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions.
  • Klub memprotes keputusan wasit Istvan Kovacs yang tidak memberi penalti atas dugaan handball, serta tidak adanya intervensi VAR.
  • Barcelona menuntut investigasi, transparansi rekaman VAR, dan langkah korektif, sambil menghadapi tekanan besar jelang leg kedua.

TRIBUNNEWS.COM – Barcelona meluapkan kekecewaan dengan mengajukan pengaduan resmi kepada UEFA setelah kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026 pada Kamis (9/4/2026) kemarin.

Barcelona menyoroti keputusan wasit Istvan Kovacs yang tidak memberikan penalti atas dugaan handball oleh Marc Pubill di menit ke-54.

Dalam pernyataan resminya, klub menilai bahwa handball terjadi di dalam kotak penalti seharusnya berbuah penalti untuk Barcelona dan Pubill juga layak menerima kartu kuning kedua.

Namun, wasit tetap melanjutkan pertandingan dan VAR tidak melakukan intervensi, yang dianggap sebagai kesalahan besar oleh pihak klub.

Merasa frustrasi dengan apa yang terjadi, Barcelona kini telah mengambil tindakan untuk mengajukan pengaduan resmi kepada UEFA.

“Barcelona mengumumkan bahwa, hari ini, departemen hukum Klub telah mengajukan pengaduan resmi kepada UEFA terkait peristiwa yang terjadi pada leg pertama perempat final Liga Champions melawan Atletico Madrid,” bunyi pernyataan Barcelona.

Barcelona secara tegas menyatakan bahwa kinerja wasit bertentangan dengan regulasi yang berlaku dan berdampak langsung pada hasil pertandingan.

“Pihak klub meyakini bahwa kinerja wasit bertentangan dengan peraturan yang berlaku, yang secara langsung memengaruhi jalannya pertandingan dan hasilnya.”

Klub Catalan itu juga menekankan bahwa insiden tersebut menjadi inti dari laporan resmi yang diajukan ke UEFA.

Baca juga: Jadwal Leg 2 Perempat Final Liga Champions: Real Madrid dan Barcelona di Ambang Tersingkir

Tuntutan: Investigasi & Transparansi VAR

Sebagai tindak lanjut, Barcelona meminta beberapa hal penting:

  • Investigasi resmi terhadap keputusan wasit
  • Akses ke rekaman komunikasi antara wasit dan VAR
  • Pengakuan atas kesalahan jika terbukti terjadi
  • Penerapan langkah korektif ke depan

Langkah ini menunjukkan dorongan kuat dari Barcelona untuk meningkatkan transparansi dalam penggunaan teknologi VAR di kompetisi elite Eropa.

Barcelona juga menegaskan bahwa ini bukan kali pertama mereka merasa dirugikan oleh keputusan wasit di Liga Champions.

“Ini bukan pertama kalinya keputusan yang tidak dapat dipahami merugikan tim dan menciptakan ketimpangan dalam persaingan.”

Pernyataan tersebut mengindikasikan adanya kekecewaan yang telah terakumulasi dari beberapa musim terakhir.

Dengan defisit dua gol, Barcelona kini menghadapi tantangan berat di leg kedua pada Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved