Liga Champions
Bungkam Total, Pemain Real Madrid Protes Keputusan Wasit dengan Aksi Diam usai Kalah dari Bayern
Kontroversi kartu merah Camavinga jadi titik balik kekalahan dramatis Real Madrid. Los Blancos pilih bungkam usai laga panas di Allianz Arena.
Ringkasan Berita:
- Bayern menang 4-3 atas Real Madrid (agregat 6-4) dalam laga panas yang coretan kontroversi merah kartu Eduardo Camavinga di menit akhir.
- Madrid sempat unggul 3-2, namun kartu merah Camavinga di menit 86 jadi titik balik sebelum Bayern mencetak dua gol telat penentu kemenangan.
- Pemain Madrid memilih bungkam sebagai protes, sementara pelatih Arbeloa menyebut keputusan itu tidak adil dan merusak kerja keras tim.
TRIBUNNEWS.COM - Laga leg kedua perempat final Liga Champions antara Bayern Munchen vs Real Madrid berakhir panas gegara kontroversi dari wasit.
Para pemain Real Madrid memilih bungkam total usai mengalami kekalahan dramatis dari Bayern Munchen 3-4 (agregat 4-6).
Tak ada satu pun pemain Los Blancos yang mau memberikan komentar kepada media atau pemegang hak siar di Allianz Arena seusai pertandingan, pada Kamis (16/4/2026) dini hari WIB.
Keputusan ini menjadi bentuk protes halus atas kontroversi kartu merah yang menimpa Eduardo Camavinga di menit-menit akhir pertandingan.
Pertandingan berjalan sangat sengit. Real Madrid sempat unggul lebih dulu lewat dua gol cepat Arda Guler pada menit ke-1 dan 29, ditambah gol Kylian Mbappe di menit ke-42.
Sementara Bayern membalas melalui Aleksandar Pavlovic (menit 6) dan Harry Kane (menit 38), membuat agregat sementara imbang 4-4 dan pertandingan tampak menuju perpanjangan waktu.
Namun, situasi berubah drastis di menit ke-86.
Eduardo Camavinga diusir wasit Slavko Vincic setelah menerima dua kartu kuning hanya dalam waktu delapan menit.
Keputusan ini menuai kontroversi besar karena dianggap mempengaruhi jalannya laga.
Tak lama setelah Camavinga keluar lapangan, Bayern Munchen langsung mencetak dua gol telat yang mematikan.
Luis Diaz mencetak gol pada menit ke-89, disusul Michael Olise di injury time (90+4). Skor akhir 4-3 untuk kemenangan Bayern Munchen.
Selepas peluit panjang, ketegangan memuncak. Para pemain Real Madrid mengerubungi wasit Vincic untuk memprotes keputusan kartu merah tersebut.
Kekacauan pasca-pertandingan itu juga berujung pada kartu merah bagi Arda Guler.
Baca juga: Kompany Sentil Real Madrid: Tak Ada Kejutan saat Bayern Lolos ke Semifinal Liga Champions
Dilansir dari Marca, para pemain Real Madrid memilih bungkam setelah pertandingan.
Aksi diam massal ini sangat jarang terjadi. Biasanya Real Madrid tetap memberikan akses wawancara meski kalah.
Kali ini, para pemain memilih meninggalkan Allianz Arena tanpa sepatah kata pun di mixed zone, menunjukkan betapa dalamnya kekecewaan mereka terhadap keputusan wasit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Pemain-Bayern-Munchen-dan-Real-Madrid-memperebutkan-bola.jpg)