Liga 1
Komite Wasit PSSI Sayangkan Adanya Video Parodi yang Rendahkan Wasit Indonesia
video tersebut dinilai dapat memberikan dampak negatif terhadap citra sepakbola Indonesia, khususnya dunia perwasitan.
Komite Wasit PSSI Sayangkan Adanya Video Parodi yang Rendahkan Wasit Indonesia
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa, dan Kepala Departemen Wasit PSSI, Pratap Singh, menyayangkan beredarnya video parodi yang dinilai merendahkan kinerja wasit Indonesia.
Video tersebut diputar dalam workshop Komite Wasit bersama awak media dan memperlihatkan konten parodi yang menggambarkan seolah-olah wasit berkomunikasi dengan petinggi operator kompetisi.
Konten itu diduga dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Baca juga: Kinerja Wasit Super League Kerap Diprotes, Ketum PSSI Ungkap Data: Akurasi Keputusan Sudah 90 Persen
Pratap Singh mengaku kecewa dengan kemunculan video tersebut karena dinilai dapat memberikan dampak negatif terhadap citra sepakbola Indonesia, khususnya dunia perwasitan.
“Saya mengimbau agar menggunakan teknologi dengan bijak dan tidak menyalahgunakannya sehingga memberikan dampak negatif kepada sepakbola Indonesia. Video AI seperti ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga bisa terjadi di mana saja,” ujar Pratap Singh di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, konten seperti itu berpotensi membentuk persepsi negatif masyarakat internasional terhadap sepakbola Indonesia.
Pratap menegaskan bahwa profesi wasit tetap harus dihormati meskipun dalam praktiknya tidak luput dari kesalahan di lapangan.
“Ketika Anda mencintai negara dan rakyat Anda, maka Anda juga harus menghormati profesi seperti wasit. Para wasit memang bisa melakukan kesalahan, tetapi ini bukan cara yang tepat untuk memperlihatkan mereka kepada dunia luar,” ujarnya.
Pratap juga mengungkapkan bahwa dampak psikologis dari penyebaran video tersebut cukup dirasakan oleh jajaran Komite Wasit, termasuk ketua komite Wasit Indonesia, Yoshimi Ogawa.
Untuk itu, Pratap meminta masyarakat untuk memberikan dukungan positif terhadap perkembangan kualitas wasit Indonesia, bukan justru memperburuk situasi melalui konten yang dinilai merendahkan.
“Hal seperti ini memberikan penderitaan besar, termasuk dari pihak luar negeri. Kami merasakan dampaknya. Ogawa-san juga sangat terpukul dan depresif setelah melihat unggahan seperti ini di media sosial,” ungkap Pratap.
“Mereka adalah orang-orang kita, anak-anak kita, saudara-saudara kita, dan bagian dari negara kita. Karena itu, jagalah mereka. Jika kita tidak bisa memberikan sesuatu yang baik, setidaknya jangan menyakiti mereka,”
“Berikan mereka suasana yang positif untuk berkembang. Itu yang kami harapkan. Karena alasan itulah kami sangat dekat dan peduli terhadap para wasit di negara ini,” sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/WORKSHOP-WASIT-Kepala-Departemen-Wasit-PSSI-Pratap-Singh.jpg)