Liga Champions
Jelang Atletico vs Arsenal, Arteta Puji Simeone Setinggi Langit, Sebut Pelatih Panutan!
Mikel Arteta kagumi Diego Simeone jelang Atletico Madrid vs Arsenal. Meski hormat, Arteta menegaskan The Gunners datang untuk menang.
Ringkasan Berita:
- Mikel Arteta menyebut Diego Simeone sebagai panutan jelang semifinal Liga Champions Atletico Madrid vs Arsenal. Ia kagum dengan keberhasilan Simeone membangun Atletico selama 15 tahun.
- Arteta menilai Atletico sangat kuat, terutama saat bermain di kandang. Menurutnya, Simeone berhasil membuat tim tampil agresif, disiplin, dan penuh percaya diri.
- Meski begitu, Arteta menegaskan Arsenal datang untuk menang. The Gunners ingin tampil berani dan berusaha lolos ke final Liga Champions musim ini.
TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Mikel Arteta menaruh respek tinggi kepada Diego Simeone jelang duel panas semifinal Liga Champions 2025/2026 antara Atletico Madrid vs Arsenal.
Pertemuan dua pelatih dengan filosofi berbeda itu akan tersaji pada leg pertama semifinal di Stadion Metropolitano, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB.
Kini menjelang dua pertandingan tersebut, Arteta secara terbuka menyebut Simeone sebagai salah satu sosok yang ia jadikan panutan dalam dunia kepelatihan.
Pelatih asal Spanyol itu mengaku kagum dengan konsistensi Simeone yang mampu menjaga Atletico tetap kompetitif selama lebih dari satu dekade.
"Saya selalu mengagumi orang seperti dia," kata Arteta, dikutip dari laman UEFA.
Menurutnya, apa yang dilakukan Simeone bersama Atletico bukan hal yang mudah.
Dalam kurun sekitar 15 tahun, pelatih asal Argentina itu berhasil mengubah wajah klub dan membangun identitas yang sangat kuat.
"Dengan kerja keras selama 15 tahun, dia berhasil mengubah klub ini. Dia sangat terhubung dengan Atletico dan menjadi panutan luar biasa," lanjut Arteta.
Pujian tersebut bukan tanpa alasan. Sejak menangani Atletico Madrid pada 2011, Simeone sukses mengangkat Los Colchoneros menjadi salah satu kekuatan utama di Eropa.
Ia membawa Atletico meraih gelar La Liga, Copa del Rey, Liga Eropa, hingga beberapa kali menembus final Liga Champions.
Bahkan, musim ini Liga Champions menjadi peluang terbesar Atletico untuk mengakhiri musim dengan trofi setelah performa mereka di kompetisi domestik kurang stabil.
Arteta menilai kekuatan terbesar Simeone bukan hanya soal taktik, tetapi juga hubungan emosional yang sangat kuat dengan klub dan para suporter.
Hal itu membuat Atletico selalu tampil dengan karakter khas yakni agresif, disiplin, dan sulit dikalahkan, terutama saat bermain di kandang.
Baca juga: Hasil Liga Champions Tadi Malam - Ousmane Dembele Sakit Hati, Sayang PSG Menang 5-4
Kemudian Mikel Arteta juga mengaku telah mewaspadi Atletico Madrid jelang pertandingan ini.
Ia mengatakan bahwa klub asuhan Diego Simeone itu merupakan tim yang sangat kuat dan memiliki energi luar biasa saat bermain di kandang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/pelatih-atletico-madrid-argentina-diego-simeone-memberi-isyarat-di-pinggir-lapangan.jpg)