Liga Inggris
Tottenham Berubah, Lolos dari Jeratan Degradasi Bukan Hal Mustahil Bagi Skuad Roberto De Zerbi
Tottenham terus berkembang di bawah asuhan Roberto De Zerbi, termasuk dalam kemenangan atas Aston Villa yang mana mereka bermain dominan, Senin (3/5)
Ringkasan Berita:
- Tottenham terus berkembang di bawah asuhan Roberto De Zerbi, termasuk dalam kemenangan atas Aston Villa yang mana mereka bermain dominan, Senin (3/5).
- Tottenham untuk pertama kalinya sejak 12 April beranjak dari zona degradasi, dan peluang untuk bertahan di kasta tertinggi pun semakin besar.
- Dengan empat pertandingan yang tersisa, Spurs saat ini unggul satu angka dari West Ham yang turun ke peringkat 18.
TRIBUNNEWS.COM - Tottenham akhirnya bisa beranjak dari zona degradasi Liga Inggris setelah tiga pekan sejak dikalahkan Sunderland (12/4) lalu.
Kemenangan terbaru di Villa Park Stadium atas Aston Villa dengan skor 1-2 membuat Tottenham naik ke posisi 17 klasemen Liga Inggris.
Momentum itu juga ditunjang dengan hasil minor West Ham saat bertandang ke kandang Brentford satu hari sebelumnya dengan kekalahan telak 3-0.
Saat ini, Tottenham unggul satu poin dari West Ham yang berada di batas zona degradasi.
Dengan empat pertandingan yang tersisa musim ini, Tottenham diprediksi hanya butuh satu kemenangan lagi untuk menggenapkan perolehan 40 poin.
Perolehan yang biasanya menjadi batas aman dari tim degradasi dalam beberapa musim terakhir.
Peluang tim asuhan Roberto De Zerbi itu kian besar karena pengaruh permainan yang berkembang dari masa sebelumnya di bawah asuhan Thomas Frank dan Igor Tudor.
Tottenham begitu agresif tanpa bola. Ya meskipun sempat tiga kali kehilangan bola dalam 30 menit pertama, tetapi itu adalah sisi lain dari pertandingan di laga melawan Aston Villa.
Dalam kurun waktu itu juga Tottenham berhasil mencetak dua gol dari aksai Gallagher dan Richarlison.
Tim asuhan Unai Emery sampai dibuat kewalahan menembus pertahanan Tottenham yang begitu solid, berbeda dari periode kepelatihan sebelumnya.
Pembacaan permainan dan ruang yang baik dari para pemain, dan juga pemain-pemain seperti Palhinha, Gallagher, dan Richarlison yang bermain sedikit agresif untuk mengganggu permainan lawan saat memegang bola.
Saat memasuki menit ke-30, Tottenham menguasai bola hingga 64 persen dan unggul 6-0 dalam jumlah tembakan.
Mereka dapat mempertahankan kendali permainan sampai jeda turun minum.
Perlu diketahui, catatan di atas adalah yang kedua kalinya dalam 69 pertandingan Aston Villa di bawah asuhan Unai Emery gagal melakukan satu tembakan di babak pertama dalam pertandingan Liga Inggris, menurut Opta.
Villa memang tidak seagresif biasanya. Unai Emery melakukan rotasi guna menjaga kebugaran pemain untuk semifinal Liga Eropa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Spurs-Tottenham-Hotspur-168.jpg)