Kamis, 14 Mei 2026

Coppa italia

Fakta di Balik Gelar Coppa Italia Inter Milan: Lautaro Sejajar Legenda, Chivu Double Winner Dua Kali

Inter Milan menutup musim 2025/2026 dengan meraih dua gelar dari Coppa Italia dan juga scudetto Liga Italia. Chivu mengulangi memori indah gelar 2010.

Tayang:
Website Inter Milan
PERAYAAN JUARA - Selebrasi ankat trofi Coppa Italia 2025/2026 setelah Inter Milan mengalahkan Lazio pada laga final yang berakhir dengan skor 2-0 di Olimpico Stadium, Roma, Kamis (14/5) dini hari WIB. 

Ringkasan Berita:
  • Inter Milan menjuarai Coppa Italia usai mengalahkan Lazio 2-0 dan memastikan double winner bersama gelar Liga Italia musim 2025/2026.
  • Lautaro Martínez masuk daftar elite pemain Inter dengan koleksi tiga gol di final Coppa Italia, menyamai rekor Hernán Crespo dan Julio Cruz.
  • Keberhasilan ini menjadi double winner pertama Inter sejak era José Mourinho pada 2009/2010, dengan Cristian Chivu kini sukses mengulang sejarah sebagai pelatih.

TRIBUNNEWS.COM - Inter Milan menutup musim 2025/2026 dengan meraih dua gelar dari Coppa Italia dan juga scudetto Liga Italia.

Kesuksesan ini sekaligus menghidupkan kembali memori era keemasan Nerazzurri saat meraih treble winner di bawah asuhan José Mourinho pada 2009/2010.

Inter memastikan trofi Coppa Italia usai mengalahkan Lazio dengan skor 2-0 pada laga final di Stadion Olimpico, Kamis (14/5/2026).

Gol kemenangan Nerazzurri lahir dari bunuh diri Adam Marusic serta tambahan gol kapten tim, Lautaro Martínez.

Gelar ini terasa spesial karena Inter kini resmi menjadi tim kedua dalam sejarah yang mampu menjuarai Coppa Italia setidaknya 10 kali. 

Mereka hanya kalah dari Juventus yang masih menjadi pemegang rekor terbanyak dengan 15 trofi Coppa Italia, seperti dicatat Opta.

Tak hanya itu, keberhasilan musim ini juga membuat Inter mencatat double winner ketiga dalam sejarah klub setelah sebelumnya terjadi pada musim 2005/2006 dan 2009/2010.

Pencapaian tersebut terasa semakin emosional karena terakhir kali Inter meraih Scudetto dan Coppa Italia secara bersamaan terjadi pada era Mourinho.

Itu terjadi 16 tahun yang lalu, saat mereka akhirnya menutup musim dengan treble winner bersama gelar Liga Champions.

Menariknya, sosok yang kini berada di kursi pelatih Inter, Cristian Chivu, merupakan bagian dari skuad legendaris Inter pada 2010 lalu.

Kini, Chivu kembali menorehkan sejarah meraih double winner dua kali, sebagai pemain dan sebagai pelatih. Musim debutnya bersama Inter langsung ditutup dengan dua gelar domestik.

Keberhasilan ini terasa semakin berarti karena Inter musim lalu justru mengakhiri kompetisi tanpa gelar. 

Situasi ketika itu diperparah dengan kepergian Simone Inzaghi setelah kekalahan telak 5-0 di final Liga Champions 2024/2025.

Namun hanya dalam semusim, Inter berhasil bangkit dan kembali menjadi kekuatan dominan di Italia.

PELATIH INTER MILAN - Pelatih baru Inter Milan, Cristian Chivu. (Foto diunduh dari Instagram Cristian Chivu - 26/6/2025)
PELATIH INTER MILAN - Pelatih baru Inter Milan, Cristian Chivu. (Foto diunduh dari Instagram Cristian Chivu - 26/6/2025) (Instagram Cristian Chivu)

Baca juga: Inter Milan Panen Rp467 Miliar Usai Juara Serie A dan Coppa Italia

Malam Spesial Lautaro

Selain cerita kebangkitan tim, final Coppa Italia juga menjadi malam spesial bagi Lautaro Martínez.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Inter Milan
36
27
4
5
85
31
54
85
2
Napoli
36
21
7
8
54
36
18
70
3
Juventus
36
19
11
6
59
30
29
68
4
AC Milan
36
19
10
7
50
32
18
67
5
Roma
36
21
4
11
55
31
24
67
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved