Liga Spanyol
Masalah Baru dari Perkataan Pedas Kylian Mbappe, Bintang Real Madrid Terancam Sanksi
Kata-kata tajam yang terlontar dari Kylian Mbappe bisa berujung sanksi denda lantaran sang pemain melanggar aturan soal sopan santun.
Menurutnya, Real Madrid lebih tertata dan berbahaya saat memiliki ide dan struktur yang jelas.
Sebagaimana yang diterapkan Xabi Alonso selama sekira enam bulan saja berada di Santiago Bernabeu.
Dibandingkan dengan era Alvaro Arbeloa, Mbappe melihat tak ada struktur yang jelas di dalam tim.
"Kami memulai musim ini dengan sangat baik. Lalu kami kehilangan segalanya di paruh kedua musim ini," kata Mbappe dikutip dari Madrid Xtra.
"Itu benar-benar menyakitkan."
"Saya rasa kami pernah memiliki gaya bermain dan struktur yang jelas, dan kami kehilangannya," paparnya.
Dengan situasi yang memanas di kubu Real Madrid, nampaknya akan sulit melihat Mbappe mengenakan seragam tim lagi, setidaknya di sisa musim ini.
Hubungannya dengan pelatih Alvaro Arbeloa yang tak lagi harmonis menjadi faktor terbesar dari itu.
Apalagi dalam beberapa pertandingan terakhir, Arbeloa konsisten menggunakan Gonzalo Garcia sebagai penyerang nomor 9.
Biasanya tempat itu dimiliki Mbappe saat dirinya bisa menembus tim utama.
Namun bila merujuk ke pernyataan Mbappe sendiri, ia kini berada di urutan keempat dalam hierarki striker Real Madrid.
Ia berada di belakang Gonzalo Garcia, Vinicius Junior, dan Franco Mastantuono yang lebih mendapatkan kepercayaan.
"Arbeloa memberi tahu saya adalah striker keempat di belakang Vini Jr, Gonzalo Garcia, dan Mastantuono," ucap Mbappe dikutip dari akun X Fabrizio Romano.
"Tidak apa-apa. Saya harus menghormati keputusan pelatih. Saya akan bekerja lebih keras untuk bisa kembali ke susunan pemain utama," sambungnya.
(Tribunnews.com/Guruh)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Selebrasi-Kylian-Mbappe-Real-Madrid-saat-cetak-gol-ke-gawang-Celta-Vigo-di-Liga-Spanyol.jpg)