Liga Spanyol
Pergi Lebih Cepat Lebih Baik, Alvaro Arbeloa Terlalu Toxic untuk Real Madrid
Alvaro Arbeloa ternyata memiliki pendekatan keras ke sejumlah pemain Real Madrid. Dan kepergiannya yang lebih cepat menjadi solusi terbaik.
Konflik tersebut membuat Carreras mulai tersisih, sementara cedera yang dialami Ferland Mendy membuka jalan bagi Fran Garcia untuk kembali mendapatkan kesempatan tampil.
Situasi internal Real Madrid semakin menjadi sorotan karena Arbeloa juga disebut pernah berselisih dengan beberapa pemain senior lainnya.
Nama-nama seperti Kylian Mbappe, Dani Carvajal, Dani Ceballos, hingga Raul Asencio dikabarkan pernah terlibat ketegangan dengan mantan bek kanan Real Madrid tersebut.
Hubungan Arbeloa dengan Mbappe bahkan sempat menjadi perhatian besar media Spanyol setelah sang penyerang mengeluhkan dirinya hanya dianggap sebagai “striker pilihan keempat” di skuad.
Rangkaian konflik tersebut membuat banyak pihak mulai mempertanyakan kemampuan Arbeloa dalam mengelola ruang ganti yang dipenuhi pemain bintang dan ego besar.
Tidak sedikit pendukung Real Madrid yang kini mulai menilai bahwa kepergian Arbeloa dari kursi pelatih akan menjadi solusi terbaik demi mengembalikan stabilitas tim.
Apalagi, performa Los Blancos musim ini terus menurun baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
Jika situasi internal tidak segera membaik, tekanan terhadap Arbeloa diperkirakan akan semakin besar dalam beberapa pekan ke depan.
Mourinho Kian Dekat ke Real Madrid
Real Madrid dikabarkan bergerak cepat untuk memulangkan Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu.
Manajemen Los Blancos disebut semakin yakin bahwa Mourinho merupakan sosok yang tepat untuk memulihkan ketertiban di ruang ganti yang tengah bergejolak musim ini.
Menurut laporan Diario AS, kepulangan Mourinho kini dianggap tinggal menunggu waktu dibanding sekadar rumor belaka.
Presiden klub, Florentino Perez, bahkan dijadwalkan menggelar pembicaraan langsung dengan Mourinho pada pekan depan.
Dalam beberapa pekan terakhir, Real Madrid memang terus mempelajari berbagai opsi pelatih. Namun, jajaran direksi akhirnya disebut mencapai kesimpulan bahwa Mourinho menjadi kandidat paling ideal.
Faktor pengalaman, wibawa, dan kemampuan Mourinho dalam mengendalikan ruang ganti dianggap menjadi alasan utama.
Real Madrid menilai skuad mereka saat ini kehilangan kepemimpinan, kekompakan, dan keseimbangan kompetitif. Situasi tersebut semakin terlihat setelah berbagai konflik internal mencuat ke publik sepanjang musim.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Alvaro-Arbeloa-pelatih-Real-Madrid-yang-menggantikan-Xabi-Alonso.jpg)