Piala Dunia 2026
Rasa Sakit dari Argentina Melekat, Timnas Belanda Ingin Jadi Juara di Piala Dunia 2026
Bek sayap timnas Belanda Danzel Dumfries pasang target juara di Piala Dunia 2026. Motivasi dari rasa sakit yang dtinggalkan Argentina.
Ringkasan Berita:
- Bek sayap Inter Milan, Denzel Dumfries menargetkan timnas Belanda juara Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat.
- Kepercayaan itu timbul setelah 'timnas pusat' alias Belanda tersakiti dalam beberapa edisi terakhir, termasuk dua dari Argentina sebelum akhirnya merengkuh gelar juara di tahun 2022.
- Timnas Belanda berada di Grup F bersama Jepang, Swedia, dan Tunisia.
TRIBUNNEWS.COM - Kepercayaan diri timnas 'Pusat' alias Belanda telah tumbuh dengan kekuatan mental untuk menghadapi tantangan yang lebih berat. Belanda siap untuk juara di Piala Dunia 2026.
Untuk diketahui, sebutan timnas 'Pusat' adalah julukan jenaka yang diberikan netizen Indonesia untuk timnas Belanda.
Istilah ini populer seiring langkah PSSI menaturalisasi pemain timnas Indonesia yang memiliki garis keturunan Belanda.
Terlepas dari sebutan itu, Belanda akan berjuang di Grup F dengan Jepang, Swedia, dan Tunisia di Piala Dunia 2026.
Tak ada langkah yang mengiringi motivasi dari hasil mengecewakan.
Bagi Denzel Dumfries, penyerang tim De Oranje -julukan timnas Belanda- kegagalan timnya dalam beberapa edisi terakhir jadi alasan mengapa tahun ini agar tampil lebih kuat.
Pada tahun 2014 di Afrika Selatan, perjalanan Belanda berakhir pilu setelah dikalahkan Argentina di babak semifinal.
Tidak ada gol yang tercipta selama 2x45 menit waktu pertandingan, bahkan ketika mendapat 2x15 menit waktu tambahan.
Hingga akhirnya penentuan terjadi di babak adu penalti yang mana Belanda kalah 4-2 dari Argentina.
Edisi berikutnya jauh lebih buruk karena 'timnas Pusat' kalah saing dengan Prancis dan Swedia untuk tampil di putaran final yang berlangsung di Rusia.
Baru pada edisi Qatar, Belanda kembali.
Namun lagi-lagi, Lionel Messi Cs jadi penghalang langkah De Oranje untuk meraih bintang pertama yang akan melekat di dada. Hingga akhirnya Argentina keluar sebagai jawara di akhir edisi.
Rasa pahit, kecewa yang masih tertahan dalam beberapa waktu dalam perjalanan menuju trofi yang diinginkan harus kembali sirna.
Belanda harus lebih bersabar. Periode emas yang telah berlalu belum cukup mampu untuk merih kejayaan, tapi apakah kini waktunya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/belanda-vs-argentina-di-perempat-final-piala-dunia-2022.jpg)