Liga Arab Saudi
Eks Persebaya: Cristiano Ronaldo Tak Cocok sebagai Pelatih karena Mudah Marah
Pernah main bareng di Manchester United, Eric Djemba Djemba sebut Cristiano Ronaldo tak cocok untuk menjadi pelatih klub sepak bola.
Ringkasan Berita:
- Mantan pemain Persebaya Surabaya Eric Djemba Djemba menilai Cristiano Ronaldo tak cocok sebagai pelatih setelah pensiun
- Cristiano Ronaldo dinilai terlalu emosional untuk menjadi seorang pelatih sepak bola
- Cristiano Ronaldo lebih cocok menjadi pebisnis
TRIBUNNEWS.COM - Mantan pemain Persebaya Surabaya dan timnas Kamerun, Eric Djemba Djemba memberikan penilaian cukup vokal soal masa depan Cristiano Ronaldo.
Dalam penilaian Eric Djemba Djemba, Cristiano Ronaldo bukanlah tipikal pesepak bola yang setelah pensiun cocok untuk meneruskan kariernya sebagai manajer atau pelatih.
Alasannya terletak kepada karakter Cristiano Ronaldo, yang dalam kacamata Eric Djemba Djemba, dipandang sebagai sosok yang tempramen dan emosional.
"Saya tidak bisa membayangkan Cristiano sebagai pelatih, karena Cristiano adalah orang yang selalu ingin naik ke level yang lebih tinggi, setiap saat," buka eks Persebaya Surabaya, dikutip dari Goal International.
"Dia (Ronaldo-red) sosok yang meledak-ledak. Jika berkecimpung di level klub, peran direktur merupakan posisi yang tepat untuknya," tegas sosok yang memiliki 34 caps bersama timnas Kamerun.
Sejauh ini, belum ada tanda-tanda Cristiano Ronaldo akan gantung sepatu dalam waktu dekat, meskipun sekarang sudah berusia 41 tahun.
Standar individu yang luar biasa telah dipertahankan di Timur Tengah bersama Al Nassr, yang akhirnya membuahkan gelar juara Liga Arab Saudi diraih pada musim 2025/2026 .
Penyerang yang selalu tampil prima ini diharapkan menjadi kapten Portugal di Piala Dunia musim panas ini, sambil terus mengejar 1000 gol dalam karier kompetitifnya.
Tidak banyak lagi yang perlu ia capai, tetapi target-target yang membantunya menjaga semangat kompetitif tetap menyala terus ditemukan.
Tantangan lain mungkin dicari di lapangan, di tengah pembicaraan untuk bergabung dengan rival abadi Lionel Messi di MLS bersama Inter Miami, sementara kepemilikan klub atau posisi penasihat sedang dipertimbangkan untuk saat pensiun tiba dan harus diterima dengan berat hati.
"Saya tidak heran melihatnya bermain di usia 41 tahun, saya tidak heran karena saya mengenalnya sejak dia berusia 17 tahun."
"Saya bersamanya, kami berjalan bersama setelah latihan, kami makan bersama, kami menonton TV bersama, kadang-kadang di rumah saya, kadang-kadang di rumahnya," tegas Djemba Djemba yang pernah bermain untuk Manchester United, Aston Villa, hingga Burnley di kompetisi Premier League.
Karakter yang meledak-ledak plus penuh ambisi, dituangkan Cristiano Ronaldo menjadi hal yang positif. Dia menjadi pesepak bola terbaik dunia saat ini bersanding dengan Lionel Messi.
Banyak yang menebak seperti apa karier CR7 jika dirinya pensiun suatu saat nanti. Tetap di olahraga yang membesarkan namanya, atau justru banting setir menggeluti dunia bisnis seperti yang dilakukan David Beckham.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ekspresi-bintang-Al-Nassr-Cristiano-Ronaldo-saat-menghadapi-Al-Hilal-di-Liga-Arab-Saudi.jpg)