Liga Spanyol
Barcelona Dikabarkan Sudah Kontak Erling Haaland, Label Klub Miskin Hilang?
Barcelona dikabarkan pernah menghubungi Erling Haaland dalam beberapa bulan lalu, jadi bukti label klub miskin Blaugrana mulai hilang.
Jika sebelumnya klub asal Catalunya itu sering dikaitkan dengan masalah keuangan, kini mereka kembali berani dikaitkan dengan nama-nama elite dunia.
Meski transfer Haaland masih jauh dari kenyataan, pengakuan Planchart menunjukkan bahwa Barcelona pernah menjajaki peluang merekrut salah satu striker terbaik generasi saat ini.
Namun untuk saat ini, fokus klub tampaknya masih tertuju pada pengembangan skuad yang sudah ada daripada melakukan transfer spektakuler bernilai ratusan juta euro.
Hilangnya Label Klub Miskin
Kondisi finansial Barcelona yang terus membaik membuat peluang memburu pemain bintang seperti Erling Haaland kian terbuka, meski sebelumnya sempat disindir oleh Uli Hoeness terkait kemampuan belanja klub.
Sebelumnya, Presiden Kehormatan Bayern Munich itu menyindir Barcelona setelah muncul kabar ketertarikan terhadap Harry Kane.
“Bayern adalah klub pembeli, bukan klub penjual,” ujar Hoeness, dikutip dari Bild.
“Selain itu, Barcelona bahkan tidak punya uang, jadi dari situlah semuanya dimulai,” lanjutnya.
Kane tampil luar biasa sejak direkrut Bayern dari Tottenham Hotspur pada Agustus 2023 dengan biaya sekitar 100 juta euro (sekitar Rp2 triliun). Transfer tersebut menjadi pembelian termahal dalam sejarah Bundesliga.
Sejauh ini, Kane telah mencatatkan 146 gol dan 33 assist dalam 147 pertandingan bersama Bayern di semua kompetisi, serta membantu klub meraih dua gelar Bundesliga, DFB-Pokal, dan Piala Super Franz Beckenbauer.
Melihat performa impresif tersebut, Barcelona sempat dikabarkan tertarik memboyong sang striker. Namun, Hoeness langsung merespons dengan sindiran terkait kondisi keuangan Blaugrana.
Meski demikian, situasi finansial Barcelona kini disebut semakin sehat dan mendekati kepatuhan penuh terhadap aturan 1:1 La Liga.
Aturan 1:1 adalah memungkinkan klub menggunakan seluruh pendapatan tambahan dari penjualan pemain atau penghematan gaji untuk merekrut dan mendaftarkan pemain baru.
Sebaliknya, klub yang masih melampaui batas gaji hanya bisa menggunakan sebagian kecil dari dana tersebut.
Perbaikan kondisi keuangan Barcelona juga tercermin dari kemampuan mereka menyiapkan dana besar untuk memburu target transfer.
Terbaru, Barcelona sukses mendatangkan Anthony Gordon sebesar 80 juta euro (sekitar Rp1,6 triliun) sebagai biaya transfer tetap, ditambah bonus senilai 10 juta euro (sekitar Rp207 miliar) yang bergantung pada pencapaian performa pemain.
Ditambah Barcelona baru saja membuang Robert Lewandowski yang memiliki gaji tertinggi sekitar 20,8 juta euro (sekitar Rp432 miliar) per tahun.
Karena itu, ambisi Barcelona untuk mengejar pemain kelas dunia seperti Erling Haaland kini tidak lagi terdengar mustahil seperti beberapa musim lalu.
(Tribunnews.com/Ali)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Bomber-Manchester-City-Erling-Haaland-merayakan-gol-setelah-membobol-gawang-Brighton.jpg)