Jumat, 5 Juni 2026

Selebrasi Lokal

Visi 100 Tahun yang Mengubah Jepang, Mampukah Samurai Biru Menembus Perempat Final Piala Dunia 2026?

Dari liga amatir ke target juara dunia 2050, seberapa jauh Jepang mampu melangkah di Piala Dunia 2026?"

Tayang:
Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra
JERSEY ORI - Salah satu Jersey away Tim Nasional Jepang terpampang di salah satu outlet olahraga di DP Mall Semarang Sport Direct, Kamis (28/5/2026). - Dari liga amatir ke target juara dunia 2050, seberapa jauh Jepang mampu melangkah di Piala Dunia 2026?" 

Dan perlu diketahui, tidak ada satu pun pemain abroad (yang bermain di luar negeri) Jepang ketika itu.

Tapi, perlahan namun pasti, Jepang melangkah dari tangga ke tangga. Hala rintang bukan menjadi kendala untuk berkembang.

Salah satu indikator keberhasilan sistem sepak bola Jepang adalah meningkatnya jumlah pemain yang berkarier di luar negeri. Jika pada Piala Dunia 1998 tidak ada satu pun pemain abroad, kini mayoritas skuad Samurai Biru bermain di liga-liga top dunia.

Tren tersebut berbanding lurus dengan peningkatan performa Jepang di Piala Dunia yang secara konsisten lolos dari fase grup dan mampu bersaing melawan tim-tim elite dunia.

Pada tahun 2002 dan 2010, Jepang diperkuat sekitar 4 pemain abroad. Jumlah itu meningkat pada 2018 saat diperkuat 16 pemain abroad.

Di Piala Dunia 2022 Qatar, 19 dari 26 pemain Jepang merupakan pemain yang bermain di luar negeri, dan hasilnya mereka mampu mengimbangi Kroasia (babak 16 besar) yang kemudian berhasil melenggang ke babak final.

Kini, di Piala Dunia 2026 Amerika Utara, Jepang hanya diperkuat tiga pemain domestik, dan sisa 23 pemain lainnya berkarier di luar negeri.

Sebuah peningkatan dari masa ke masa yang bisa menandai sejarah tim Samurai Biru dalam helatan sepak bola paling akbar di dunia.

Selama perjalanannya, Jepang berhasil mengalahkan Jerman dan Spanyol di Piala Dunia 2022, lalu Brasil, Inggris, dan Skotlandia dalam pertandingan yang memukau.

Raksasa tertinggi sepak bola Asia itu telah menunjukkan bahwa mereka bukan lagi tim kuda hitam, medioker, atau hanya pelengkap di Piala Dunia, tetapi salah satu tim yang patut diperhitungkan dengan segala kemajuan yang telah ditunjukkan.

Dan perlu diketahui, visi yang sebelumnya ditarget oleh JFA untuk juara Piala Dunia selama 100 tahun ke depan telah meningkat dengan menitik target pada tahun 2050, setelah dua kali tampil di Piala Dunia serta peningkatan di berbagai levek usia.

Keberhasilan sistem pembinaan Jepang juga terlihat di level usia muda. Tim U-23 Jepang mencapai perempat final Olimpiade Paris 2024, menyusul pencapaian serupa yang diraih tim putri senior yang menjadi salah satu indikator perkembangan sepak bola Jepang.

Tantangan untuk Piala Dunia 2026

Meski mengalami kemajuan pesat, Jepang masih dinilai menghadapi tantangan dalam menembus level elite dunia. Sejumlah pengamat menilai kreativitas individu pemain dan kemampuan memecah kebuntuan saat menghadapi lawan bertahan masih menjadi pekerjaan rumah bagi Samurai Biru.

Menurut ESPN, hambatan terbesar bagi Jepang untuk melangkah ke tahap selanjutnya adalah diri mereka sendiri.

Kritik yang paling sering dilayangkan kepada sang pelatih, Hajime Moriyasu anggapan bahwa ia terlalu berhati-hati ketika taruhannya tinggi.

Sesuai Minatmu
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
1
Arsenal
38
26
7
5
71
27
44
85
2
Man. City
38
23
9
6
77
35
42
78
3
Manchester United
38
20
11
7
69
50
19
71
4
Aston Villa
38
19
8
11
56
49
7
65
5
Liverpool
38
17
9
12
63
53
10
60
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved