Selebrasi Lokal
Gol Pemain MU Lukai Prancis, Spanyol dan Swedia Tak Berkutik Menuju Piala Dunia 2026
Laga uji coba menuju Piala Dunia 2026 diwarnai hasil minor dua timnas favorit juara, Spanyol yang bermain imbang dan Prancis kalah dari Pantai Gading.
Ringkasan Berita:
- Menuju Piala Dunia 2026, dua favorit juara Spanyol dan Prancis justru menelan hasil minor di laga uji coba
- Timnas Spanyol yang melakukan eksperimen line-up, ditahan Irak 1-1
- Sementara timnas Prancis harus mengakui kemenangan Pantai Gading 1-2 yang diwarnai gol pemain Manchester United Amad Diallo
TRIBUNNEWS.COM - Timnas Spanyol dan Prancis meraih hasil kurang memuaskan dalam laga uji coba menjelang Piala Dunia 2026.
Spanyol hanya mampu bermain imbang melawan Irak, sementara Prancis harus mengakui keunggulan Pantai Gading, Jumat (5/6) dini hari WIB.
Bertanding di Riazor, pelatih Spanyol Luis de la Fuente melakukan sejumlah eksperimen untuk menguji kesiapan skuadnya sebelum Piala Dunia 2026 bergulir.
Sejumlah pemain diberi kesempatan tampil guna membuktikan diri dan menyesuaikan diri dengan skema permainan yang akan diterapkan di Piala Dunia.
La Furia Roja sempat unggul lebih dulu melalui gol Ferran Torres pada menit ke-16.
Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Merchas Doski berhasil menyamakan kedudukan untuk Irak pada menit ke-27.
Setelah gol tersebut, kedua tim gagal menambah angka hingga peluit panjang berbunyi. Skor 1-1 pun menjadi hasil akhir pertandingan.
Bagi Irak, hasil imbang melawan salah satu kandidat juara dunia menjadi modal berharga untuk menatap Piala Dunia 2026.
Penampilan solid yang mereka tunjukkan diyakini dapat meningkatkan kepercayaan diri tim menghadapi persaingan di turnamen nanti.
Sementara itu, Prancis justru menelan kekalahan 1-2 saat menghadapi Pantai Gading.
Les Bleus sebenarnya mampu unggul lebih dulu lewat gol Rayan Cherki pada babak pertama.
Namun Pantai Gading tampil lebih efektif setelah turun minum.
Guela Doue berhasil menyamakan kedudukan sebelum winger lincah Manchester United, Amad Diallo mencetak gol penentu kemenangan yang memastikan tim berjuluk The Elephants pulang dengan hasil positif.
Kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pelatih Didier Deschamps menjelang Piala Dunia.
Di sisi lain, kemenangan atas salah satu kekuatan utama Eropa menjadi suntikan moral yang signifikan bagi Pantai Gading.
Dalam laga uji coba lainnya, Swedia bermain imbang 2-2 melawan Yunani.
Dua gol Swedia dicetak oleh Viktor Gyokeres dan Gustaf Nilsson, sementara Yunani mampu memberikan perlawanan hingga memaksa pertandingan berakhir tanpa pemenang.
Hasil Laga Uji Coba
Per Jumat 5 Juni dini hari WIB
Iran 2-0 Mali
(Saeid Ezatolahi 12', Ramin Rezaeian 55')
Swedia 2-2 Yunani
(Kostas Tsimikas 10', Viktor Gyokeres 53', Gustaf Nilsson 69', Georgios Masouras 90+5')
Spanyol 1-1 Irak
(Ferran Torres 16', Merchas Doski 27')
Prancis 1-2 Pantai Gading
(Rayan Cherki 45', Guela Doue 53', Amad Diallo 84')
Baca juga: Daftar Skuad Termahal Piala Dunia 2026: Prancis Nomor Satu, Portugal Kalahkan Argentina
Jagoan Piala Dunia 2026 versi Petinggi PBVSI
Legenda bola voli Indonesia, Loudry Maspaitella tak luput dari hingar-bingar euforia pagelaran Piala Dunia 2026 yang akan mulai bergulir 12 Juni mendatang.
Sebagai insan olahraga, Loudry Maspaitella tidak sekadar mengikuti arus perkembangan cabor bola voli yang membesarkan namanya.
Namun juga sepak bola. Tepatnya pada Piala Dunia 2026, Loudry yang sukses meraih empat medali emas SEA Games 1991, 1993, 1997, dan 2003 bagi Indonesia, juga memiliki tim jagoan.
Uniknya, tidak hanya satu, namun ada setengah lusin. Tak tanggung-tanggung, 6 timnas negara jagoan legenda bola voli Indonesia ini, termasuk dalam kriteria favorit juara.
"Ada Argentina, Prancis, Spanyol, Brasil, Jerman, dan Inggris," buka Loudry Maspaitella kepada Tribunnews, Jumat (29/5) malam WIB.
"Karena ini masih fase awal, negara-negara itu yang menjadi favoritku (juara-red)," sambung Loudry yang kini menjabat sebagai wakil ketua bidang pembinaan dan prestasi (Wakabinpres) Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia atau PP PBVSI.
Secara peta kekuatan, negara-negara jagoan yang disebutkan Loudry Maspaitella, memang menjadi core dalam contender juara Piala Dunia 2026.
Namun dari sekian banyak pemain bintang yang berlaga di Piala Dunia 2026, Loudry Maspaitella, menjagokan bintang Inter Miami, Lionel Messi.
"Banyak nih sekarang pemain muda yang bermunculan, enggak begitu mengikuti. Tetapi kali favorit tetap Lionel Messi," pungkasnya.
(Tribunnews.com/Giri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Trofi-Piala-Dunia-2026-di-Jakarta_20260122_194514.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.