Timnas Indonesia
Gawang Timnas Indonesia Bersih dari Kebobolan, 2 Ujian Berbeda Bisa Ditahan Garuda
Timnas Indonesia tak menemui masalah berarti untuk menjaga gawangnya tak kebobolan dari gempuran tipe lawan yang berbeda, Oman dan Mozambik.
Ringkasan Berita:
- Timnas Indonesia berhasil mendapatkan dua kemenangan pada agenda FIFA Matchday Juni ini.
- Kemenangan melawan Oman dan Mozambik bisa menjadi pendongkrak semangat bagi tim asuhan John Herdman.
- Pada saat yang sama, timnas juga menunjukkan kemampuan bertahannya menghadapi dua tipe permainan yang berbeda dari Oman dan Mozambik.
TRIBUNNEWS.COM - Timnas Indonesia mengakhiri agenda FIFA Matchday awal Juni ini dengan hasil impresif.
Menghadapi Oman dan Mozambik di dua kesempatan berbeda, Timnas Indonesia selalu bisa mendulang kemenangan.
Skuad Garuda mengalahkan Oman dengan skor telak 3-0 pada 5 Juni lalu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Sedangkan saat melawan Mozambik, Timnas Indonesia menang tipis 1-0 atas lawannya yang berasal dari benua Afrika ini.
Selain soal kemenangan yang perlu digarisbawahi, ada hal lain yang menonjol dari penampilan Garuda kali ini.
Baca juga: Piala AFF 2026 Jadi Audisi Pemain Timnas Indonesia Menuju Piala Asia 2027
Hal tersebut adalah soal keberhasilan timnas menjaga gawangnya dari kebobolan melawan Oman dan Mozambik.
Pada kedua laga ini, timnas menghadirkan dua penjaga gawang berbeda.
Saat melawan Oman, pelatih John Herdman memutuskan menurunkan kiper yang kini membela Como, Emil Audero.
Ketika lawan berganti ke Mozambik, Herdman menurunkan Maarten Paes yang membela Ajax Amsterdam.
Kedua penjaga gawang ini berperan besar untuk memastikan timnas tak kebobolan melawan kedua lawan berbeda.
Kerja Paes bisa dibilang lebih keras ketimbang Audero pada kesempatan kali ini.
Penyelamatan penting Paes saat melawan Mozambik memastikan Indonesia tak mendapatkan hasil minor di kandang sendiri.
Secara umum, kemampuan Timnas Indonesia menjaga clean sheet alias tak kebobolan saat melawan Oman dan Mozambik perlu mendapatkan apresiasi.
Pasalnya Oman dan Mozambik memiliki tipe permainan yang berbeda.
Menurut John Herdman, Oman lebih kuat dan mengancam ketika mereka mendapatkan kesempatan transisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Selebrasi-gol-pemain-Timnas-Indonesia-ke-gawang-Mozambik.jpg)