Selebrasi Lokal
Gagal ke Piala Dunia 2026, Ini Kabar Baik yang Dilewatkan Suporter Garuda
Timnas Indonesia tersingkir di putaran keempat kualifikasi. Padahal, AS sudah hapus deposit visa bagi penggemar pemegang tiket Piala Dunia 2026.
Ringkasan Berita:Temukan Jawabannya di Artikel Ini:
- Mengapa Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026?
- Apa kebijakan baru Amerika Serikat soal deposit visa untuk penggemar Piala Dunia 2026?
- Berapa deposit visa yang sebelumnya diwajibkan AS untuk penggemar asing?
- Apa yang perlu disiapkan suporter Indonesia andai bisa nonton Piala Dunia langsung di AS?
TRIBUNNEWS.COM - Tiket Piala Dunia 2026 gagal digenggam Timnas Indonesia. Di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Grup B, Skuad Garuda menelan dua kekalahan beruntun dan berakhir sebagai sebagai juru kunci tanpa satu poin pun.
Kekalahan pertama datang dari tuan rumah Arab Saudi dengan skor 2-3, disusul takluk 0-1 dari Irak.
Perjalanan panjang yang sudah ditempuh sejak putaran pertama kualifikasi itu berakhir tanpa hasil yang diinginkan. Indonesia harus rela menjadi penonton saat 48 negara lain bersaing di pentas terbesar sepak bola dunia.
Di sinilah muncul pertanyaan yang menarik untuk dibayangkan, bagaimana seandainya Indonesia lolos?
Andai Garuda Terbang ke AS
Piala Dunia 2026 digelar di tiga negara sekaligus, Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko, dari 11 Juni hingga 19 Juli 2026, dengan 48 tim nasional yang bersaing. Bagi suporter Indonesia, membayangkan bisa hadir langsung di tribun sambil menyaksikan Garuda berlaga di sana tentu bukan sekadar angan-angan biasa.
Andai itu benar-benar terjadi, ada satu kabar yang layak disambut dengan senyum lega. Pasalnya, Pemerintah AS di bawah Presiden Donald Trump resmi menghapus kewajiban deposit visa bagi penggemar asing yang ingin menyaksikan piala dunia secara langsung.
Baca juga: Sambut Piala Dunia 2026, Tribun Network Hadirkan Kampanye Spesial Selebrasi Lokal 2026
Kebijakan tersebut berlaku khusus bagi mereka yang telah mengantongi tiket resmi pertandingan. Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Konsuler Mora Namdar membenarkan hal ini langsung kepada BBC.
"Kami membebaskan persyaratan deposit visa bagi penggemar yang memenuhi syarat dan telah membeli tiket Piala Dunia," ujar Trump dilasnir dari laman bbc.com.
Keputusan itu bukan kabar kecil. sebelumnya warga dari 50 negara tertentu diwajibkan menyetor deposit visa hingga 15.000 dollar AS atau sekitar Rp271 juta per orang sebagai jaminan agar tidak overstay di Amerika Serikat.
Deposit itu memang bisa dikembalikan setelah pengunjung pulang tepat waktu, tetapi menyiapkan ratusan juta rupiah hanya untuk mengendap sebagai jaminan jelas bukan perkara ringan bagi kebanyakan kantong orang Indonesia.
Oleh karena itu, kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah AS tersebut mendapat sambutan positif dari FIFA. Dalam pernyataannya, federasi sepak bola dunia itu menyebut kebijakan itu mencerminkan kolaborasi yang solid dengan pemerintah AS demi mewujudkan piala dunia yang sukses dan memecahkan rekor jumlah penonton internasional.
Yang Perlu Disiapkan jika Berangkat ke AS
Meski kewajiban deposit dihapus, penggemar yang ingin hadir langsung di AS tetap perlu membuktikan kemampuan finansial melalui saldo rekening. Dikutip dari imigrasi.go.id, jumlah tabungan minimal yang disyaratkan bergantung pada lamanya rencana kunjungan.
Baca juga: Jaminan Scaloni Soal Piala Dunia 2026, Argentina Belum Tentu Juara tapi Bakal Mati-matian
Untuk tinggal selama 15 hari, misalnya, seseorang perlu memiliki tabungan sekitar 5.000 hingga 10.000 dollar AS, atau sekitar Rp90 juta hingga Rp180 juta. Angka itu jauh lebih masuk akal dibandingkan harus memblokir Rp271 juta hanya untuk deposit yang mengendap sebagai jaminan.
Andai Indonesia lolos dan tiket sudah di tangan, menyaksikan piala dunia langsung di Amerika pun terasa jauh lebih realistis. Uang yang disiapkan bisa sepenuhnya dinikmati untuk perjalanan, bukan sekadar tertahan di rekening escrow.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/SUPORTER-TIMNAS-INDONESIA-PILDUN.jpg)