Liga Inggris
Barcelona Putuskan Tak Permanenkan Marcus Rashford, Kembali ke Manchester United
Barcelona memilih melepas Marcus Rashford meski tampil impresif semusim. Masa depan sang penyerang kembali menjadi tanda tanya di Manchester United.
Ringkasan Berita:
- Barcelona memutuskan tidak mempermanenkan Marcus Rashford meski sang pemain tampil impresif dengan catatan 14 gol dan 14 assist dari 49 pertandingan selama masa peminjaman.
- Hansi Flick disebut lebih memilih Anthony Gordon yang dinilai lebih cocok dengan kebutuhan taktik serta proyek jangka panjang Barcelona.
- Rashford kini akan kembali ke Manchester United. Meski masih terikat kontrak hingga 2028, masa depannya di Old Trafford belum diputuskan dan masih menjadi tanda tanya.
TRIBUNNEWS.COM – Masa depan Marcus Rashford akhirnya semakin terang menjelang dibukanya bursa transfer musim panas 2026.
Setelah sempat menjalani musim yang cukup impresif bersama Barcelona, penyerang asal Inggris tersebut dikabarkan tidak akan dipermanenkan oleh klub raksasa Catalan itu.
Keputusan tersebut membuat Rashford dipastikan kembali ke Manchester United setelah masa peminjamannya berakhir.
Barcelona sejatinya memiliki opsi pembelian permanen senilai 30 juta Euro yang harus diambil sebelum batas waktu 15 Juni 2026.
Namun menurut laporan Marca, Barcelona telah memutuskan untuk tidak mengaktifkan opsi pembelian permanen yang tercantum dalam kesepakatan peminjaman dengan Manchester United.
Padahal, selama satu musim membela Blaugrana, Rashford mampu memberikan kontribusi yang cukup signifikan.
Pemain berusia 28 tahun itu mencatatkan 14 gol dan 14 assist dalam 49 penampilan di semua kompetisi. Performa tersebut turut membantu Barcelona mempertahankan gelar La Liga untuk musim kedua secara beruntun.
Meski demikian, kontribusi tersebut rupanya belum cukup untuk meyakinkan Barcelona mengeluarkan dana sebesar 30 juta euro guna mempermanenkannya.
Baca juga: Angin Segar untuk Fans Manchester United, Keluarga Glazer Buka Opsi Jual Setan Merah
Hansi Flick Punya Prioritas Lain
Laporan yang sama menyebut keputusan Barcelona tidak sepenuhnya didasarkan pada performa Rashford di lapangan.
Pelatih Hansi Flick disebut memiliki preferensi berbeda untuk memperkuat lini serangnya musim depan.
Pelatih asal Jerman itu menginginkan pemain depan yang lebih agresif dalam melakukan pressing dan sesuai dengan karakter permainan yang ingin diterapkannya.
Karena alasan tersebut, Barcelona memilih mengalokasikan investasi besar mereka kepada Anthony Gordon yang didatangkan dari Newcastle United.
Pemain tim nasional Inggris tersebut diyakini lebih cocok dengan kebutuhan taktik Hansi Flick dan diproyeksikan menjadi bagian penting proyek jangka panjang klub.
Selain faktor teknis, usia juga menjadi pertimbangan.
Rashford akan memasuki usia 29 tahun pada Oktober mendatang, sedangkan Anthony Gordon masih berusia 25 tahun. Selisih usia tersebut membuat Barcelona lebih tertarik berinvestasi pada pemain yang dinilai memiliki masa pakai lebih panjang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Selebrasi-Marcus-Rashford-setelah-mencetak-gol-lawan-Elche.jpg)