Selebrasi Lokal
Bakal Lebih Wah, Upacara Pra-Pertandingan di Piala Dunia 2026 Tak Akan Sama Lagi
Format baru upacara pra-pertandingan Piala Dunia 2026 diterapkan. Semua pemain berkumpul di lingkaran tengah lapangan saat lagu kebangsaan dinyanyikan
Konsep lingkaran tengah akhirnya dipilih sebagai jalan tengah antara hiburan dan efisiensi waktu.
FIFA menyebut perubahan ini sebagai bagian dari evolusi pengalaman menonton sepak bola. Diharapkan seluruh penonton di stadion dapat merasakan pengalaman yang sama tanpa bergantung pada posisi tempat duduk mereka.
"Seiring berkembangnya Piala Dunia FIFA, kami terus berinovasi dalam cara pertandingan dinikmati."
"Kehadiran seluruh pemain dan wasit yang saling berhadapan di lingkaran tengah saat lagu kebangsaan akan menciptakan momen persatuan, kebanggaan, dan emosi yang kuat," kata Presiden FIFA, Gianni Infantino dalam laman resmi FIFA.
Pernyataan tersebut memberi gambaran bahwa FIFA tidak lagi memandang pertandingan hanya dimulai saat wasit meniup peluit pertama.
Bagi badan sepak bola dunia itu, pengalaman menonton kini dimulai sejak pemain melangkah keluar dari terowongan stadion.
Karena itu, pada fase-fase akhir turnamen nanti, seremoni juga akan diperkuat dengan asap berwarna, efek piroteknik, serta berbagai elemen hiburan tambahan.
Adapun Piala Dunia 2026 sendiri akan dimulai pada Jumat (12/6/2026) dinihari nanti pukul 02.00 WIB di Stadion Azteca, Meksiko
Laga pembuka akan mempertemukan tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan, sekaligus menjadi panggung pertama bagi format baru upacara pra-pertandingan yang digagas FIFA.
(Tribunnews.com/Tio)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Trofi-Piala-Dunia-2026-di-Jakarta_20260122_194514.jpg)