Liga Spanyol
Pidato Florentino Perez Berbuah Masalah, Barcelona Siapkan Gugatan Pidana
Tersinggung pidato Florentino Perez yang dianggap fitnah dan merusak reputasi klub, Blaugrana siapkan gugatan pidana.
Ringkasan Berita:
- Barcelona menyiapkan gugatan pidana terhadap Florentino Perez dan telah mengajukan mediasi wajib atas dugaan pencemaran nama baik.
- Langkah hukum dipicu pernyataan Perez terkait kasus Negreira, yang dianggap fitnah dan merusak reputasi Barcelona.
- Jika mediasi gagal, konflik antara Barcelona dan Real Madrid berpotensi berlanjut ke jalur pengadilan.
TRIBUNNEWS.COM - Barcelona dikabarkan tengah menyiapkan langkah hukum terhadap presiden Real Madrid, Florentino Perez, setelah pernyataannya terkait kasus Negreira dinilai mencemarkan nama baik klub asal Catalunya tersebut.
Sebagai langkah awal, Barcelona telah mengajukan permohonan mediasi wajib sebelum melayangkan gugatan pidana atas dugaan pencemaran nama baik.
Barcelona menegaskan akan melanjutkan proses hukum apabila upaya mediasi tidak menghasilkan penyelesaian.
Dalam pernyataan resminya, Barcelona menyebut tindakan tersebut diambil menyusul sejumlah pidato Florentino Perez yang dianggap fitnah dan merusak reputasi klub.
"FC Barcelona menginformasikan bahwa pada hari ini telah diajukan permohonan mediasi wajib sebelum pengajuan pengaduan pidana atas dugaan pencemaran nama baik terhadap Presiden Real Madrid, Florentino Perez," tulis pernyataan klub.
Barcelona menilai Perez menyampaikan tuduhan yang tidak dapat dibuktikan dan dilakukan dengan kesadaran penuh atas dampaknya terhadap citra klub.
"Tujuan tindakan ini adalah agar Florentino Perez menarik kembali pernyataan-pernyataan tertentu yang dibuatnya dengan kesadaran akan kepalsuannya dan yang bersifat fitnah serta merusak nama baik klub," tambah keterangan Barcelona.
Klub Catalan itu juga memastikan akan melanjutkan ke jalur hukum apabila Perez tidak memberikan respons yang memadai terhadap permintaan mediasi tersebut.
"Jika tuntutan ini tidak ditanggapi sebagaimana mestinya, Barcelona akan melanjutkan dengan pengajuan pengaduan pidana yang sesuai," tambah keterangan Barcelona.
Baca juga: Barcelona Menangis, Bernardo Silva Lebih Memilih Gabung Real Madrid
Polemik ini bermula dari konferensi pers Florentino Perez pada 12 Mei lalu ketika membahas kasus Negreira, salah satu isu paling sensitif dalam sepak bola Spanyol dalam beberapa tahun terakhir.
Kasus Negreira adalah skandal hukum dan olahraga di Spanyol terkait dugaan suap yang melibatkan Barcelona, seperti yang dilaporkan Marca.
Barcelona didakwa membayar lebih dari Rp145 miliar antara tahun 2001 hingga 2018 kepada perusahaan milik Jose Maria Enriquez Negreira, mantan Wakil Presiden Komite Teknis Wasit (CTA) Spanyol.
Dalam pidato tersebut, Perez mengklaim bahwa Real Madrid telah dirugikan selama bertahun-tahun dan kehilangan sejumlah gelar Liga Spanyol.
"Saya sudah berada di sini selama bertahun-tahun dan hanya memenangkan tujuh Liga Champions serta tujuh gelar La Liga. Seharusnya bisa menjadi 14 gelar liga karena tujuh di antaranya dicuri dari saya," ujar Perez.
Ia juga menuding bahwa bukan hanya Real Madrid yang dirugikan, tetapi juga klub-klub lain di Spanyol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/florentino-perez-pernah-berkeinginan-buat-taman-hiburan-bernama-real-madrid-land.jpg)