TAG
Burhanudin Muhtadi
Berita
Foto (2)
-
Komentar Lembaga Survei Soal Perbedaan Hasil Quick Count vs Real Count KPU Pilpres 2019 di Bengkulu
Berikut komentar dari lembaga survei terkait adanya perbedaan hasil quick count dengan real count Pilpres 2019 untuk Provinsi Bengkulu versi KPU.
-
Hasil Real Count KPU Bengkulu Unggulkan Prabowo-Sandi Jadi Sorotan, Simak Penjelasan Burhanuddin
Hasil real count KPU untuk perolehan suara di Provinsi Bengkulu yang memenangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, jadi sorotan.
-
Pengamat: Meski Sudah Dapat Dukungan Keluarga Gus Dur, Jokowi-Ma'ruf Belum Tentu Menang
"Saya tidak berani mengambil keputusan karena masih ada 7 bulan buat kedua paslon untuk memperebutkan perhatian pemilih," ujar Burhanudin Muhtadi
-
Survei Indikator: Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum Unggul Dalam Pilkada Jabar
"Jika pemilihan langsung gubernur dan wakil gubernur dilakukan hari ini, pasangan RINDU (Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum) unggul dengan 40,9 persen,
-
Survei Indikator: Mayoritas Publik Puas Terhadap Kinerja Jokowi
"Kecenderungan persepsi publik semakin positif," ujar direktur eksekutif Indiktor Politik Indonesia, Burhnudin Muhtadi di kantornya, Kamis, (3/5/2018)
-
Survei Indikator: Bila Head to Head, Jokowi Kalahkan Prabowo Telak
Jokowi memperoleh angka 60,6 persen sementara prabowo 29 persen. Sementara yang menyatakan tidak tahu sebesar 10,4 persen.
-
Airlangga Diharapkan Memberikan Porsi Besar kepada Anak Muda Duduk di Kepengurusan Golkar
"Kalau perlu jabatan Sekjen Golkar diberikan kepada anak muda,"ujar Sya'roni.
-
Kicauan SBY di Twitter Bikin Perolehan Suara Agus-Sylvi Anjlok?
"Saya merasa, terlalu masuknya urusan SBY dalam pilkada malah menjadi bumerang sendiri," ujar Burhanuddin.
-
Publik Banyak Belum Melek Kebijakan Tax Amnesty
Kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty yang mengundang kontroversi tak juga menarik minat masyarakat untuk mengetahuinya.
-
Kepercayaan Masyarakat Masih Tinggi Kepada Presiden Jokowi
Mayoritas masyarakat masih percaya dengan kepemimpinan Presiden Joko Widodo setelah dua kali merombak susunan kabinetnya pada 27 Juli lalu.
-
PDIP Berpotensi Blunder Jika Usung Risma Dalam Pilkada DKI
"Tentu riskan membawa Risma ke kancah perebutan DKI 1 dengan elektabilitas yang belum mencapai 50 persen."
-
Pengamat Politik: Partai Golkar Maunya Enak Terus!
Ketika Golkar mengambil sikap berlawanan dengan pemerintah, para simpatisan dan sebagian besar kadernya tak mendukung sikap partainya tersebut.
-
Ical Dinilai Gagal pada Pemilu 2014
"Ical bukan gagal capres, cawapres saja tak laku, ini sedih, padahal beliau ketum partai kedua," kata Muhtadi.
-
Burhanuddin: Saya Tak Bermaksud Delegitimasi Keputusan KPU
"Saya tidak mendeligitmasi KPU, saya percaya semua orang percaya KPU lah yang bisa menentukan siapa yang menang," ujar Burhanudin.
-
Burhanudin: Jangan Jadikan Hasil KPU Pengontrol Hitung Cepat
"Kita jangan jadikan 22 Juli sebagai pengontrol hitung cepat. Kalau begitu seolah-olah KPU mengontrol hitung cepat," ujar Burhanudin.
-
Fadli Zon Adukan Akbar Faizal ke Bareskrim Polri
"Akbar Faizal mengatakan Presiden Republik Indonesia tanpa ada kata versi quick count atau presiden terpilih, dan sebagainya," kata Fadli Zon.
-
JPPR: Jangan Intervensi KPU Lewat Opini Hitung Cepat
"Kita harus kuatkan dan menjaga KPU agar tetap profesional melakukan penghitungan manual yang sedang berjalan," ujar Afifuddin.
-
Debat Nanti Malam Bakal Pertontonkan Jejak Rekam Hatta dan JK
Perdebatan nanti malam akan memperlihatkan kepada publik apa saja yang pernah dilakukan Hatta dan JK saat menduduki posisi penting di pemerintahan.
-
Survei Indikator: Massa Pemilih PKB Cenderung Terima Politik Uang
Massa pemilih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) disebut-sebut cenderung menerima politik uang
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved