TAG
Dugaan Penyelewengan Dana ACT
Berita
Foto (1)
-
4 Tersangka Kasus ACT Ditahan, Polisi: Dikhawatirkan Hilangkan Barang Bukti
Empat tersangka kasus penyelewengan dan penggelapan dana sosial di Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) ditahan Bareskrim Polri pada Jumat (29/7/2022).
-
Daftar Perusahaan yang Diduga Terima Dana ACT
Berikut ini daftar 10 perusahaan yang diduga terima aliran dana dari Aksi Cepat Tanggap (ACT)
-
Dana ACT Diduga Kuat Mengalir ke Jaringan Terorisme di Turki dan India
Boy Rafli Amar menduga aliran dana lembaga filantropi ACT ke sejumlah negara jaringan terorisme di luar negeri adalah ke Turki dan India.
-
Sudirman Said Minta Pemerintah Tak Asal Bubarkan ACT dan Lembaga Sosial Lain
Sudirman Said mengimbau pemerintah tidak asal membubarkan Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan lembaga sosial lain yang ada di Indonesia.
-
Polisi Ungkap ACT Raup Donasi Hingga Ratusan Miliar per Tahun, Diduga Untuk Aktivitas Terlarang
Kepolisian RI mengungkapkan lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) meraup donasi hingga ratusan miliar per tahun.
-
PKS Kritik Kemensos Cabut Izin PUB ACT: Seharusnya Mereka Dibina karena Ikut Bantu Negara
PKS kritik Kemensos lantaran mencabut izin penyelenggaraan pengumpulan uang dan barang yang dimiliki oleh Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT).
-
Ibnu Khajar Diperiksa Bareskrim Hari Ini, Begini Respon ACT
Bareskrim Polri bakal memeriksa Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar dalam dugaan kasus penyelewengan donasi umat di organisasi masyarakat
-
Bareskrim Periksa Petinggi ACT Ibnu Khajar dan Ahyudin terkait Kasus Penyelewengan Donasi Umat
Bareskrim Polri memeriksa Presiden Aksi Cepat Tanggap Ibnu Khajar dalam dugaan kasus penyelewengan donasi umat.
-
PPATK Ungkap Ada Karyawan ACT Transfer Uang Rp 1,7 Miliar ke Sejumlah Negara Selama Dua Tahun
Tak hanya karyawan, PPATK juga menemukan salah satu pengurus ACT yang pernah mengirim dana sebesar Rp 500 juta ke sejumlah negara.
-
PPATK Ungkap 10 Negara Tempat Favorit ACT Kasih Donasi, Satu di Antaranya Palestina
(PPATK) mengungkap ada 10 negara yang menjadi tempat favorit lembaga amal Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan donasi.
-
Blokir 60 Rekening ACT, Kepala PPATK Imbau Para Donatur Hati-hati Kasih Sumbangan ke Lembaga Amal
Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana menyatakan bahwa pihaknya memblokir 60 rekening milik lembaga amal
-
ACT Diduga Alirkan Dana ke Kelompok Teroris Al-Qaeda di Luar Negeri, PPATK Blokir 60 Rekening
Kepala PPATK Ivan Yustiavanda menjelaskan pihaknya terus mendalami terkait dugaan aliran dana tersebut.
-
Kamrussamad Sarankan ACT Berguru ke Sri Mulyani soal Konsep 'Spending Better'
Kamrussamad menilai dugaan penyalahgunaan dana umat oleh pengurus ACT menandakan amburadulnya tata kelola lembaga tersebut.
-
PPATK Ungkap Cara ACT Kelola Dana dari Umat, Ditampung Dulu di Rekening Perusahaan Milik Pendiri
Ivan Yustiavandana menjelaskan aliran dana tersebut berhubungan erat dengan sejumlah usaha yang dimiliki oleh pendiri ACT.
-
Sore Ini, ACT Bakal Tanggapi Kemensos Imbas Izinnya Dicabut
Kemensos mencabut izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) yang telah diberikan kepada Yayasan Aksi Cepat Tanggap atau ACT Tahun 2022.
-
DPR RI Nilai Kementerian Sosial Punya Dasar yang Kuat Cabut Izin ACT
(Kemensos), memiliki dasar yang kuat mencabut izin Penyelenggaraan Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) yang diberikan kepada Yayasan Aksi Cepat Tanggap
-
Tanggapi Kasus Penyelewengan Dana Donasi oleh ACT, DPR akan Susun RUU Amal atau Charity
DPR akan segera menyusun Rancangan Undang-undang (RUU) terkait amal atau charity dan ikut mengawasi jalannya penegakan hukum
-
POPULER NASIONAL Densus 88-PPATK Selidiki Dana ACT | Kisah Mahfud MD Pernah Di-endorse ACT
Berita populer nasional Tribunnews: PPATK hingga Densus 88 selidiki dugaan penyelewengan dana ACT hingga kisah Mahfud MD pernah di-endorse ACT.
-
ACT Belum Masuk Daftar Organisasi Terorisme, BNPT: Butuh Pendalaman & Koordinasi Tentukan Hukumnya
BNPT mengungkap ACT saat ini belum masuk daftar terduga terorisme atau organisasi Terorisme (DTTOT), perlu pemeriksaan lebih lanjut.
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved