TAG
Siti Nadia Tarmizi
Berita
-
Kriteria Pasien Covid-19 yang Memiliki Risiko Kematian Tertinggi Menurut Kemenkes
Kementerian Kesehatan mencatat kriteria pasien Covid-19 yang memiliki risiko kematian tertinggi. Siapa saja? Simak selengkapnya di artikel ini.
-
Kemenkes Ungkap Penyebab Kasus Kematian Meningkat meski Kasus Positif Turun
Untuk mengantisipasi terus terjadinya peningkatan jumlah angka kematian akibat Covid-19, Nadia meminta peran serta masyarakat.
-
Lansia Bisa Vaksin Booster Setelah 3 Bulan Vaksinasi Dosis Kedua, Perlukah Vaksin Covid-19 Keempat?
Lansia bisa vaksinasi booster minimal 3 bulan setelah menerima vaksinasi dosis lengkap, lantas perlukah Vaksin Covid-19 keempat?
-
Kemenkes: Tak Ada Rem Darurat, Strategi Hadapi Varian Omicron dan Delta Beda
Saat ini, pemerintah tidak menarik rem darurat seperti varian Delta. Namun, tetap dilakukan pembatasan mobilitas penerapan PPKM level 3.
-
Kemenkes: Indonesia Segera Masuk Puncak Gelombang Ketiga Covid-19
Saat ini, pihaknya belum dapat menyimpulkan kenaikan kasus harian Covid-19 yang terjadi sepekan terakhir adalah puncak gelombang ketiga Covid-19.
-
Kemenkes Sebut Positivity Rate Gelombang Kasus Omicron Turun
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengklaiam, dalam satu minggu terakhir angka positivity rate secara nasional mulai melandai.
-
Kemenkes: Vaksin Booster Beri Perlindungan 91% dari Kematian
Vaksinasi lengkap memberikan perlindungan hingga 67% dari kematian, bahkan hingga 91% perlindungan bagi yang telah melakukan vaksinasi booster.
-
90 Persen Sampel Acak Covid-19 di Indonesia Deteksi Varian Omicron
Sampai saat ini varian Omicron yang terdeteksi sebanyak 5.227 kasus. Dengan rincian, 1.879 itu adalah kasus pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).
-
3 Persen dari 1.090 Kematian karena Covid-19 adalah Balita
Jumlah kematian anak usia di bawah 5 tahun (balita) akibat Covid-19 sekitar 3 persen dari total 1.090 pasien yang meninggal di Indonesia.
-
Kementerian Kesehatan: 3 Persen dari 1.090 Kematian karena Covid-19 adalah Balita
Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi melaporkan, jumlah kematian anak usia di bawah 5 tahun (balita) akibat Covid-19
-
2,4 Juta Orang Harus Vaksin Ulang Dosis Pertama, Ini Alasannya
Kemenkes menyebutkan, sejumlah 2,4 juta orang harus mengulangi vaksin dosis pertama. Simak penjelasannya di artikel ini.
-
Belum Dapat Vaksin Dosis 2 Lebih dari 6 Bulan, 2,4 Juta Warga Indonesia Harus Vaksinasi Ulang
Sebanyak 2,4 juta orang di seluruh Indonesia harus mengulangi vaksinasi dosis pertama Covid-19.
-
Update 18 Februari: Angka Keterisian RS Covid-19 Secara Nasional 37 Persen dan ICU 28 Persen
Kemenkes melaporkan, hingga Jumat (17/2/2022) pukul 18.00 WIB, pasien yang dirawat di rumah sakit secara nasional sebanyak 37 persen.
-
Terkonfirmasi Covid-19, Belum Terima Telemedisin Gratis? Hubungi Hotline Whatsapp 081110500567
Jika terkonfirmasi positif covid-19, namun belum mendapatkan layanan telemedisin gratis dari Kementerian Kesehatan, apa yang harus dilakukan?
-
71 Persen Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit OTG dan Gejala Ringan
Masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 diimbau segera melakukan isolasi, baik mandiri atau di fasilitas terpusat.
-
Kasus Harian Tembus 63.956, Angka Keterisian RS Covid-19 Secara Nasional Capai 36 Persen
Kemenkes melaporkan, pada Kamis (17/2/2022) pukul 12.00 WIB, pasien yang dirawat di rumah sakit secara nasional sebanyak 36 persen.
-
Kasus Konfirmasi Harian 57.994, Kementerian Kesehatan Tambah Ruang ICU RS
Sementara kasus konfirmasi harian per kemarin sudah melebihi puncak delta di posisi 57.049
-
1.090 Pasien Meninggal di Masa Penularan Omicron, Mayoritas Berusia Lebih dari 45 Tahun
Kemenkes) mencatat sudah ada 1090 pasien meninggal di masa penularan Omicron di Indonesia hingga (13/2/2022).
-
Kasus Covid Terus Naik, BOR di Bawah 60 Persen, Presiden Jokowi Minta Masyarakat Tenang
Kasus positif covid-19 di Indonesia terus menanjak, Jokowi minta masyarakat tetap tenang serta disiplin menjaga protokol kesehatan.
-
Beberapa Negara Telah Longgarkan Prokes, Bagaimana Indonesia, Ini Kata Jubir Vaksinasi Covid-19
Saat ini Badan Kesehatan Dunia atau WHO sendiri belum memberikan rekomendasi untuk mengurangi protokol kesehatan.
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved