TAG
Sri Lanka krisis
Berita
-
Presiden Sri Lanka Cuma 15 Hari Diizinkan Tinggal di Singapura, Mau ke India Tapi Ditolak
Otoritas Singapura hanya mengizinkan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa tinggal selama 15 hari di Singapura.
-
Kabur ke Singapura, Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa Ketahuan Belanja di Toko Pakaian
Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa ketahuan berbelanja di Singapura beberapa jam setelah melarikan diri dari negaranya.
-
Jejak Pelarian Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa, dari Maladewa hingga Singapura
Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa sembunyi bersama istri dan dua pengawalnya sebelum melarikan diri ke Maladewa dan berakhir di Singapura.
-
Saat Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa Melarikan Diri, Sembunyi, dan Ketakutan Bertemu Rakyatnya
Didemo rakyat karena negaranya bangkrut, Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa dan istri melarikan diri ke luar negeri.
-
Presiden Sri Lanka Gagal Kabur ke Luar Negeri Karena Pegawai Bandara Menolak Stempel Paspornya
Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa gagal kabur ke luar negeri setelah bermasalah dengan paspornya di bandara.
-
Demonstran Sri Lanka Duduki Kediaman Presiden, Nikmati Fasilitas Mewah hingga Bersumpah Takkan Pergi
Ribuan pengunjuk rasa yang menduduki kediaman Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa menikmati fasilitas mewah hingga bersumpah tidak akan pergi.
-
Sederet Fakta Penyebab Bangkrutnya Sri Lanka, Utang Luar Negeri Bengkak hingga Krisis Bahan Bakar
Bangkrut. Sri Lanka gagal membayar utang luar negeri (ULN) yang mencapai 51 miliar dolar AS atau Rp 757,2 triliun.
-
Sri Lanka Bangkrut, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?
Perekonomian Indonesia diyakini tidak berdampak dengan bangkrutnya negara Sri Lanka akibat gagal bayar utang luar negerinya.benarkah?
-
Delegasi India Terbang ke Sri Lanka untuk Memantau Krisis Ekonomi di Negara Itu
Dalam kunjungan tersebut, delegasi India dijadwalkan mengunjungi Presiden dan Perdana Menteri Sri Lanka.
-
Bangkrutnya Sri Lanka Jadi Alarm Pemerintah Indonesia, Ekonom Singgung soal Utang Luar Negeri RI
Pemerintah Indonesia diminta mengelola utang luar negerinya secara baik, setelah negara Sri Lanka mengalami bangkrut.
-
Ekonomi Sri Lanka Bangkrut, IMF Diminta Jadi Pahlawan
PM Sri Lanka Ranil Wickremesinghe menyalahkan pemerintah sebelumnya, karena gagal bertindak tepat waktu ketika cadangan devisa Sri Lanka menyusut.
-
Sri Lanka Bangkrut, Cerita Warga Kelas Menengah Dulu Bisa Nongkrong di Mall, Kini Makan pun Susah
Dia warga Sri Lanka yang tidak pernah menyangka akan membutuhkan jatah makanan dari pemerintah untuk memastikan keluarganya bisa makan dua kali sehari
-
Sri Lanka Bangkrut, PM Ranil Wickremesinghe: Negara Jatuh ke Titik Terendah
Perdana Mentere Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe mengatakan ekonomi negaranya telah "runtuh" dan kemungkinan akan jatuh ke titik terendah.
-
Ekonomi Sri Lanka Runtuh Setelah Berbulan-bulan Kekurangan Pasokan Makanan
Ekonomi di Sri Lanka telah runtuh setelah berbulan-bulan kekurangan makanan, bahan bakar dan listrik.
-
Bangkrut, Sri Lanka Mulai Tutup Layanan Pemerintah dan Buka Dialog dengan IMF Soal Bailout
Sri Lanka menutup sekolah dan menghentikan layanan pemerintah yang tidak penting sejak Senin kemarin.
-
BBM Langka, Sri Lanka Minta Pegawai Negeri Bekerja dari Rumah Selama 2 Minggu
Pemerintah Sri Lanka telah memerintahkan pegawai sektor publik untuk bekerja dari rumah selama dua minggu, karena Kolombo dilanda kelangkaan BBM.
-
Pemerintah Sri Lanka Naikkan Pajak Demi Tutup Kerugian Akibat Krisis Devisa
Krisis ekonomi yang tak kunjung mereda telah mengantarkan inflasi Sri Lanka ke level tertinggi hingga mencapai 39,1 persen pada Mei kemarin.
-
Sri Lanka Naikkan Tarif Pajak untuk Tingkatkan Pendapatan Pemerintah
Pemerintah Sri Lanka mengumumkan perombakan perpajakan untuk meningkatkan pendapatan di tengah krisis ekonomi yang melumpuhkan negara itu.
-
Sri Lanka Borong 90.000 Ton Minyak Rusia Demi Hidupkan Kilang Ceylon Petroleum
Krisis bahan bakar yang berkepanjangan membuat pemerintah Sri Lanka berinisiatif untuk melakukan impor minyak dari Rusia sebanyak 90.000 ton.
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved