Selasa, 7 April 2026

Ralali.com Situs yang Mendistribusikan Produk Industri Indonesia

Ralali.com merupakan sebuah situs e-commerce yang mengkhususkan diri berkecimpung dan mendistribusikan produk industri di Indonesia.

Editor: Budi Prasetyo
IST
Pendiri Ralali Joseph Aditya 

TRIBUNNEWS.COM.JAKARTA- Ralali.com merupakan sebuah situs e-commerce yang mengkhususkan diri berkecimpung dan mendistribusikan produk industri di Indonesia. Menariknya, situs industrial tools ini memiliki arah yang jelas guna membangun siklus peredaran produk industri.

Dinamakan Ralali  mengingat  si pemilik ternyata berasal dari suku Jawa, secara kebetulan memang anggapan tersebut benar. Pendiri Ralali adalah Joseph Aditya yang terlahir dari orang tua yang masih memiliki keturunan suku Jawa, dan kesamaan antara Ralali dengan 'ra lali – tidak lupa' dalam bahasa keseharian Jawa juga tak ada salahnya.

Namun menamakan Ralali secara gamblang dibuat dari dua huruf depan rangkaian kata dari nama bendera perusahaan ini yakni PT. Raksasa Laju Lintang. Mungkin semua adalah kebetulan, namun itu adalah hasil pemikiran pria jebolan Bachelor of Commerce (BCom) Deakin University, Australia.

Dengan bekal pendidikan yang sudah diraih, Aditya mengimplementasikannya dalam sebuah indutrial online store mengingat ceruk ini masih memiliki peluang yang sangat besar untuk melakukan bisnis ecommerce.

Tak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri karena perusahaan yang digawangi sekitar kurang lebih 40 orang ini dibuat dan mengacu pada tiga misi yang dimiliki yakni;

1. Sebagai solusi satu atap produk industri terperbarui guna efisiensi
2. Mengimplementasikan kebijakan harga produk industri antar negara guna transparasi
3. Menjaga dan meningkatkan kualitas layanan guna customers trust

Dengan mengacu pada tiga hal tersebut maka industrial ecommerce ini tentu tak bisa disamakan dengan ordinary ecommerce yang kerap mengedepankan sebuah tren industri seperti fashion, technology gadget, serta kuliner.

Meski begitu, tak mudah untuk menciptakan serta merealisasikan hal ini, dan sebagai konseptor dan nahkoda, Joseph Aditya tak mengemudikan perahu sendirian mengarungi samudra indutrial e-commerce Indonesia. Bentukan serta silih berganti personil kerap dilakukan agar menjadikan para awak www.ralali.com sebagai tim yang solid dan mampu bertahan ketika badai menerpa.

B2B Menarik Perhatian Aditya

Satu hal yang tak bisa ditinggalkan adalah sebuah model bisnis yang dimiliki e-commerce ini dan lagi-lagi agak berbeda dengan e-commerce lain. Konsep bisnis antar perusahaan ini telah mencuri perhatian konseptor www.ralali.com sejak ia tengah belajar marketing management and international business di negeri kanguru.

Karena di tengah gandrungnya e-commerce Indonesia dengan model bisnis B2C (bussiness to consumer) yang mana secara langsung menawarkan produk ke konsumen, justru Aditya menginginkan www.ralali.com memilih segmen B2B (bussines to bussines) yang mana penawaran produk dilakukan oleh obyek bisnis dengan bisnis lainnya atau transaksi antar perusahaan dengan konsep maintenance, repair & operation (MRO).

Dalam literatur e-commerce, terdapat beberapa jenis model bisnis yang bisa dilakukan. Beberapa diantaranya adalah: B2B (Business to Business), B2C (Business to Consumer), C2C (Consumer to Consumer), C2B (Consumer to Business), B2G (Business to Government), G2C (Government to Consumer).

Dengan model bisnis B2B, maka target pasar yang dimiliki bukan lagi khalayak umum. Jika dipersentasikan maka 80% target market Ralali.com adalah bisnis. Tetapi ada pertimbangan lain dan tetap memberikan persentasi sebesar 20% untuk individual consumers.

Artinya, industrial online store ini tak hanya melulu melayani B2B namun juga tetap memberikan pelayanan kepada konsumen ritel atau individual consumers agar setiap orang yang mencari produk industri tetap bisa mendapatkan kemudahan dan pelayanan terjamin.

Alhasil jelang akhir tahun 2014, www.ralali.com dipercaya oleh 350 vendor dan 5500 pelanggan tetap di seluruh Indonesia. Tak hanya itu, seiring dengan tersedianya 15.000 produk, maka ketertarikan pelaku industri dan khalayak umum untuk berkunjung melalui situs Ralali juga bertambah hingga 20.000 unique visitor setiap pekan.

Halaman 1/2
Tags
E-commerce
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved