Nokia Kenalkan Teknologi 4,9G yang Mampu Meningkatkan Kinerja Jaringan Operator
Nokia 4,9G akan secara signifikan meningkatkan kapasitas dan kecepatan beberapa Gigabit per detik menuju teknologi 5G
Editor:
Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nokia akan memperkenalkan teknologi 4,9G mereka di penghujung tahun 2017 yang memungkinkan operator meningkatkan kinerja jaringan mereka secara signifikan dan mengatasi kebutuhan infrastruktur yang jauh lebih tinggi menuju 5G.
MIMO Adaptive Antenna 4,9G yang amat besar meningkatkan kapasitas cell hingga lima kali lipat, sementara Pro AirScale Micro Remote Radio Head (RRH) 4,5G baru memungkinkan operator memperoleh manfaat spektrum yang tidak berlisensi guna mencapai kecepatan Gigabit.
Nokia 4,9G akan secara signifikan meningkatkan kapasitas dan kecepatan beberapa Gigabit per detik menuju teknologi 5G.
Peluncuran AirScale massive MIMO Adaptive Antenna merupakan suatu batu loncatan dalam teknologi 4,9G, yang mendorong peningkatan kapasitas untuk pemanfaatan di kota-kota besar.
Saat Mobile World Congress 2017, Nokia, akan memamerkan teknologi ini dengan menggunakan software 3D Beamforming guna memberikan manfaat hasil uplink hingga 8 kali lipat dan downlink hingga 5 kali lipat.
Untuk ini, Nokia telah bekerja sama dengan sebuah perusahaan penyedia layanan di Amerika Serikat, Sprint.
Demonstrasi ini akan menggunakan perangkat-perangkat yang tersedia di pasaran yang beroperasi pada TD-LTE band 41.
Peluncuran AirScale massive MIMO menjadi pelengkap teknologi Nokia 4,9G Cloud RAN.
Dalam acara itu, Nokia akan menampilkan uji coba Cloud Single RAN perdana di dunia yang akan menjalankan radio 2G, 3G, 4G dan 5G tervirtualisasi, serta pengendali jaringan 2G dan 3G pada platform AirScale dan AirFrame komersial.
Rangkaian AirScale Active Antennas akan melengkapi Radio Antenna System komersial Nokia yang telah ada saat ini.
Selain AirScale massive MIMO Adaptive Antenna, AirScale Compact Active Antenna akan menghadirkan sebuah solusi situs yang lebih sederhana yang dapat meningkatkan kinerja dan menghemat biaya operator.
Frank Weyerich, Head of Mobile Networks Products di Nokia, mengatakan Nokia memperkenalkan 4,5G Pro dan 4,9G tahun lalu yang memungkinkan para operator untuk meningkatkan kapasitas jaringan di mana pun dan kapan pun dibutuhkan.
"Kini, kami menghadirkan fitur-fitur yang akan memaksimalkan sumber daya mereka, mempercepat waktu pemanfaatan, serta mengurangi energi dan biaya, terutama di lokasi-lokasi dengan populasi terpadat," katanya.
Pihaknya akan mewujudkan 4,5G Pro menjadi kenyataan yang bersifat komersial saat ini dan bekerja sama dengan para konsumen untuk berinovasi guna menghadirkan solusi-solusi bagi perapatan jaringan mereka dan tantangan-tantangan evolusi di jaringan 4,9G dan seterusnya.