Breaking News:

Facebook Kabarnya Sadap Percakapan demi Iklan

Ada sebuah teori 'unik' yang menyebut Facebookmenyadap percakapan pribadi penggunanya melalui aplikasi mobile setelah aplikasi ditutup.

ANDROID AUTHORITY
Para pialang saham kini mulai memanfaatkan fasilitas percakapan Facebook Messenger untuk transaksi saham dan transaksi exchange traded fund (ETF) atau reksadana yang diperdagangkan di bursa efek. 

TRIBUNNEWS.COM - Ada sebuah teori 'unik' yang menyebut Facebookmenyadap percakapan pribadi penggunanya melalui aplikasi mobile setelah aplikasi ditutup.

Dari percakapan tersebut, akan dipindai beberapa kata kunci untuk menentukan relevansi iklan yang muncul ketika pemilik akun melakukan pencarian di Facebook.

Isu ini terdengar klasik, namun bukan tidak mungkin terjadi. Ada ketakutan dari para pengguna perangkat pintar jikalau mereka dimata-matai sendiri oleh perangkatnya.

Mengapa tidak?

Saat ini, teknologi telah berkembang sangat mutakhir dimana perangkat pintar bisa saja merekam apa pun menggunakan mikrofon dan kamera, tanpa pengguna mengetahuinya.

Secara teknis, hal itu memang cukup masuk akal, karena komponen perangkat pintar memungkinkan untuk itu. Keamanan pada produk manufaktur juga masih rentan untuk diserang atau diretas.

Dengan demikian, perdebatan penyadapan Facebook sudah tidak fokus lagi tentang kemungkinan terjadi atau tidak, namun lebih tentang etika.

Baca: Sepak Terjang Pria Gay Penghina Jokowi: Dari Ikut Kontes Dangdut Hingga Fotomodel

Penyadapan untuk iklan?

Seperti halnya Google, sebagian besar keuntungan Facebook berasal dari iklan. Sehingga Facebook mati-matian untuk mendapatkan perhatian publik. Jika diperhatikan, penampilan newsfeed Facebook sudah berbeda saat ini.

Halaman
123
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved