Benarkah Netizen Indonesia sudah Tak Bisa Temukan Gambar Porno di Internet?
Dengan diaktifkan secara permanen, pengguna tidak bisa menon-aktifkan (disable) fitur SafeSearch dari pengaturan pencarian Google.
Tayang:
Editor:
Fajar Anjungroso
chinanews.com
Weng sedang mengamati gambar porno untuk kemudian menyensornya. Ia mendapat upah 50 yuan atau sekira Rp 10 ribu per jam untuk pekerjaannya.
Ia mengatakan, Kominfo telah memblokir banyak situs bermuatan pronografi sebelumnya. Diakui Samuel, cara tersebut masih kurang efektif untuk menyaring gambar porno di image search.
"Itulah yang ingin kami berantas. Banyak ibu-ibu melaporkan anaknya searching kata-kata jorok (porno), makanya kami pakai metode SafeSearch yang sudah kami riset selama setahun sebelumnya," papar Semuel.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sensor Google Dimulai, Benarkah Sudah Tidak Bisa "Googling" Gambar Porno?".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sensor-gambar-porno_20150203_114049.jpg)