Breaking News:

Data KPPU Ungkap Pangsa Pasar GO-JEK Lebih Perkasa dari Grab

Dalam menghitung pangsa pasar industri ride-hailing, KPPU memerhitungkan sejumlah variabel seperti kesamaan produk dan jasa.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara (kedua kiri) bersama CEO GO-JEK Nadiem Makarim (kiri) menyapa mitra pengemudi GO-JEK dalam acara Pasar Malam Hari Kuliner Nasional GO-FOOD di Senayan, Jakarta, Jumat (11/5/2018). Selain dalam rangkaian Hari Kuliner Nasional GO-FOOD, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada mitra pengemudi, mitra UMKM, serta mitra talent GO-LIFE. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – GO-JEK tercatat menjadi pemimpin di sektor ride-hailing di Indonesia dengan pangsa pasar mendekati 80 persen.

Data Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyebutkan penguasaan pasar GO-JEK sebesar 79,20 persen dihitung berdasarkan beberapa parameter.

Sementara rivalnya, Grab sebesar 14,69 persen ditambah Uber sebesar 6,11 persen.

Lantas setelah Uber diakuisisi, praktis pangsa pasar Grab bertambah menjadi 20,8 persen.

”Data pangsa pasar industri ride-hailing di Indonesia itu disimpulkan sejak April 2018,” kata anggota Komisioner KPPU Kodrat Wibowo dalam keterangannya, Selasa (4/8/2018).

Dalam menghitung pangsa pasar industri ride-hailing, KPPU memerhitungkan sejumlah variabel seperti kesamaan produk dan jasa.

”Saat ini bisnis GO-JEK sebenarnya berkembang ke bisnis lainnya seperti GO-SEND, GO-FOOD, GO-CLEAN, GO-PAY dan lain-lainnya. Jadi GO-JEK tidak hanya menyediakan aplikasi untuk tranportasi online,” terang Kodrat.

Praktis cakupan konsumen dan segmen pasar GO-JEK berpotensi semakin meluas seiring dengan perkembangan lini bisnisnya.

Alhasil, penghitungan market share pun berpotensi dipisahkan berdasarkan layanannya.

Atas dasar itu pula persaingan GO-JEK secara utuh tidak bisa lagi head to head dengan GRAB dalam penghitungan penguasaan pasar di industri layanan berbasis teknologi di Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved