Industri Indonesia dan Thailand Raih Manfaat Terbesar dari Implementasi Proyek Transformasi Digital

Di Indonesia, kelihatan insiatif pemerintah telah diterima dengan optimistik oleh perusahaan lokal di dalam ekosistem sektor Industry 4.0.

Industri Indonesia dan Thailand Raih Manfaat Terbesar dari Implementasi Proyek Transformasi Digital
istimewa
Moch. Hadiyana, Direktur Standarisasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika; Najamuddin, Kasubdit TIK Kementerian Perindustrian; Irza Fauzan Suprapto, Direktur Asia IoT Business Platform; Felix Fernando, Project Manager Asia IoT Business Platform; Ferro Armando, Head of IT Kimia Farma; dan Hendra Sumiarsa, VP IoT & Smart City, Indosat Ooredoo. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tahun ini, implementasi digital di antara pemangku kepentingan digitalisasi di Indonesia, terlihat lebih konkret, mencakup pemerintahan, perusahaan-perusahaan telekomunikasi, penyedia solusi teknologi.

Juga end-user dari kalangan enterprise, yang pada akhirnya telah mendorong lebih jauh transformasi digital di Indonesia.

Asia IoT Business Platform mengatakan, hasil survei terbaru perusahaan-perusahaan di dalam pusat kekuatan manufaktur tradisional di ASEAN, Indonesia, dan Thailand, telah lebih banyak merasakan manfaat dari pengimplementasian proyek-proyek transformasi digital dan teknologi IoT.

"Ini konsisten dengan apa yang telah kami saksikan selama 3-4 tahun terakhir, di mana perusahaan-perusahaan dari kedua negara paling banyak berinvestasi dalam teknologi dan mulai menuai hasilnya sekarang," kata Irza Suprapto, Direktur Asia IoT Business Platform di Jakarta belum lama ini.

 Di Indonesia, kelihatan bahwa insiatif pemerintah telah diterima dengan optimistik oleh perusahaan lokal di dalam ekosistem sektor Industry 4.0.

Sebanyak 43,1 persen responden lokal di dalam industri manufaktur dan 46,2% di dalam industri logistik yakin bahwa transformasi digital telah diimplementasi di dalam satu atau lebih area fungsional di dalam perusahaan mereka.

Survei tersebut juga mendapati bahwa hanya 9 persen enterprise yang belum mengimplementasikan transformasi digital di dalam proses bisnis mereka. Ini statistik yang menjanjikan.

Sebanyak 78,6% setuju bahwa perusahaan mereka harus terhubung dan menggunakan otomatisasi, analisis data yang canggih, dan berbagai tool digital lainnya, di dalam upaya meningkatkan proses dan operasional perusahaan mereka.

Untuk mendiskusikan lebih lanjut tentang topik di atas, AIBP akan menghadirkan sejumlah pembicara terbaik di bidangnya dalam konferensi Asia IoT Business Platform (AIBP) ke-32 akan digelar di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, pada 28-29 Agustus 2019 mendatang.

 Pembicara yang sudah mengkonfirmasi kehadirannya adalah:

Pemerintah: Harjanto, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika, Kementerian Perindustrian, Ismail, Direktur Jenderal SDPPI, Kementerian Komunikasi dan Informatika; Semuel Abrijani, Direktur Jenderal APTIKA, Kementerian Komunikasi dan Informatika;

Perusahaan Lokal: Honesti Basyir, CEO Kimia Farma; Benny Woenardi, MD, Cikarang Dry Port; Gunadi Lie, Head of Corp Strategy & Tech, United Tractors; Syofvi Roekman, Direktur Perencanaan Korporat, PLN; Sigit Djokosoetono, Direktur Blue Bird Group; Muhammad Effendi, Direktur Operasi, MRT Jakarta; dan Kaspar Situmorang, EVP Digital, Bank BRI.

Perusahaan internasional: Ng Kian Sin, Global Head of Innovation, Kuehne + Nagel; Ajay Sohoni, ASEAN Digital Director of The Coca Cola Company; Akina Ho, Head of Digital Transformation, Great Eagle Hong Kong.

Penyedia solusi transformasi digital international dan regional, seperti Fujitsu, Infineon, N'osairis dan Talend, juga akan membagikan kisah bagaimana teknologi dapat mentransformasi proses bisnis di seluruh dunia. Pelaku industri terkait di Indonesia seperti Indosat Ooredoo juga akan berbagi mengenai perkembangan IoT dan digitalisasi terkini di Indonesia

Konferensi ini juga akan menghadirkan delegasi dari penyedia solusi teknologi internasional dari Taiwan, Korea Selatan dan Singapura.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved