Mengenal Lebih Dekat Teknologi Chip yang Tertanam di e-KTP

Ke depan, chip di e-KTP akan ditingkatkan kapasitasnya menjadi 32 kb sehingga bisa digunakan untuk pengembangan - pengembangan lainnya.

Mengenal Lebih Dekat Teknologi Chip yang Tertanam di e-KTP
TRIBUNJOGJA.COM | Bramasto Adhy
ILUSTRASI - Seorang petugas menunjukkan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang akan diverifikasi di kantor Kecamatan Jetis, Jalan Diponegoro, Yogyakarta, Senin (25/06/2012) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Mungkin belum banyak orang yang tahu bahwa e-KTP yang saat ini dimiliki masyarakat, selain menyimpan data kependudukan, juga menyandang teknologi smart card.

Konsorsium Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) yang menjadi pemenang proyek e-KTP dari Kementerian Dalam Negeri pada 2011, mendesain e-KTP dengan teknologi terbaru dalam bidang smart card. 

Sekretaris Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Dr Ir I Gede Suratha, MMA mengatakan, teknologi pada e-KTP sudah sangat maju karena melibatkan unsur biometrik di dalamnya. Saat ini teknologi nya juga masih terus dikembangkan.

Ke depan kartu e-KTP akan dimanfaatkan sebagai kartu multi guna. Namun untuk pengembangannya kapasitas chip yang sekarang ini masih terbatas, karena hanya memiliki memori 8 kb, sehingga sisanya hanya sedikit untuk pengembangan lainnya.

Ke depan, chip di e-KTP akan ditingkatkan kapasitasnya menjadi 32 kb sehingga bisa digunakan untuk pengembangan - pengembangan lainnya.

Karena besar dan kecilnya kapasitas chip menyangkut terkait dengan biaya.

“Pengembangan pertama yang kita lakukan hanya 8 kb sehingga terbatas hanya untuk e-KTP saja, untuk pemanfaatan lainnya harus dikembangkan kapasitas chipnya,” jelas I Gede.

Dr Ir I Gede Suratha
Sekretaris Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Dr Ir I Gede Suratha, MMA

Chip yang tertanam di kartu e-KTP tertanam chip tidak terlihat dari luar (contactless) , chip ini menyimpan semua data kependudukan dari si pemilik e-ktp.

Di dalam chip tersebut tersimpan bio data, pas foto, tanda tangan, sidik jari telunjuk tangan kanan dan sidik jari telunjuk tangan kiri.

Data-data yang dimasukan ke dalam chip ini di enkripsi (terkunci) sehingga aman dan tidak sembangan bisa dibaca.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved