China Haramkan Kantor Pemerintahan Gunakan Komputer dan Software Buatan Asing

Dalam kabar yang dirilis oleh Financial Times itu, Beijing dilaporkan ingin penyingkiran peranti itu terjadi dalam tiga tahun ke depan.

China Haramkan Kantor Pemerintahan Gunakan Komputer dan Software Buatan Asing
TECH CRUNCH
Pemerintah China memerintahkan kantor pemerintah untuk menyingkirkan komputer ataupun software buatan asing. Beijing dilaporkan ingin penyingkiran peranti itu terjadi dalam tiga tahun ke depan. 

Laporan Reporter Kompas, Ardi Priyatno Utomo

TRIBUNNEWS.COM, BEIJINGPemerintah China memerintahkan kantor pemerintah untuk menyingkirkan komputer ataupun software buatan asing.

Dalam kabar yang dirilis oleh Financial Times itu, Beijing dilaporkan ingin penyingkiran peranti itu terjadi dalam tiga tahun ke depan.

Keputusan itu dibuat oleh Komite Pusat Partai Komunis China, di mana mereka mewajibkan kantor pemerintah menggunakan teknologi lokal.

Kebijakan itu diambil agar Negeri Panda itu bisa mengurangi ketergantungan akan komputer maupun software buatan asing.

Analis pasar kepada FT, dikutip Sky News, Senin (9/12/2019), berujar, ada sekitar 30 juta peranti yang bakal dimusnahkan buntut kebijakan itu.

Penggantian itu dilaporkan bakal berlangsung bertahap. Sebanyak 30 persen peranti bakal diganti pada 2020 mendatang.

Baca: Terus Didemo, Beijing Dikabarkan Akan Copot Pimpinan Hong Kong, Carrie Lam

Kemudian 50 persen komputer ataupun software asing bakal dilenyapkan pada 2021, dan sisanya terjadi setahun setelahnya.

Instruksi dari Partai Komunis China itu hanya berefek pada kantor pemerintah, di mana sektor swasta masih diizinkan membeli dari luar negeri.

Arahan tersebut terjadi di tengah upaya China dan Amerika Serikat (AS) dalam mencari solusi atas perang dagang mereka.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved