Ini Langkah Aktif Gojek Untuk Tetap Produktif di Tengah Pandemi

Gojek pun telah menetapkan prioritas untuk meningkatkan kapabilitas di dalam ekosistemnya agar semua aman.

Ini Langkah Aktif Gojek Untuk Tetap Produktif di Tengah Pandemi
Gojek
Menjaga produktivitas dan keamanan mitra driver dengan berbagai upaya pencegahan. 

TRIBUNNEWS.COM Penyebaran COVID-19 telah menjadi tantangan global. Gojek pun telah menetapkan prioritas untuk meningkatkan kapabilitas di dalam ekosistemnya agar semua aman sehingga mitra driver, mitra usaha, merchant, GoTroops serta masyarakat luas tetap produktif dan menjalani kehidupan secara normal sebisa mungkin. Ini bukan tugas yang sederhana dan Gojek bangga bisa menjadi salah satu perusahaan terdepan di industri teknologi yang tercepat dalam merespons krisis ini melalui fokus di tiga area utama. 

Fokus area pertama adalah Social Distancing atau Pembatasan Jarak Sosial. Gojek mengkampanyekan gerakan #dirumahaja yang diinisiasi oleh Najwa Shihab dan tim Narasi yang menerapkan konsep social distancing atau pembatasan sosial dengan menjaga jarak, sehingga bisa mencegah penyebaran COVID-19. Hal ini juga terapkan dalam seluruh operasional Gojek, baik untuk GoTroops maupun para mitra.

Langkahnya yaitu Mitra GoFood mengimplementasikan layanan contactless delivery sehingga makanan tetap diantar dengan meminimalisir kontak langsung. Lalu, Gojek telah mewajibkan kerja dari rumah (Work From Home) bagi ribuan GoTroops di kantor pusat Gojek sejak 12 Maret sebagai implementasi social distancing dan juga berlaku bagi GoTroops di India, Singapura dan Filipina, sementara Vietnam dan Thailand segera menyusul.

Kemudian, Senin lalu, Gojek juga merilis pedoman kerja dari rumah (work from home) ke publik yang saat ini sudah dilihat hingga 5.500 kali dan berharap melalui pedoman itu maka perusahaan, GoTroops dan setiap individu dapat tetap produktif ketika bekerja di rumah.

Fokus area Kedua adalah Gaya Hidup Sehat. Gojek secara intensif berkoordinasi dan berdiskusi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan semua pihak dapat bekerja dengan cara paling aman, yaitu dengan menggunakan pendekatan melalui berbagai media untuk mengkampanyekan praktik-praktik hidup sehat, serta meningkatkan kewaspadaan pencegahan penyebaran COVID-19, melalui aplikasi Gojek, dan diskusi tukar pikiran dengan para mitra.

Lalu, untuk layanan GoFood, Gojek berkolaborasi dengan mitra merchant untuk menerapkan prosedur standar kesehatan yang lebih tinggi serta pendistribusian hand sanitizers di outlet-outlet merchants untuk memastikan GoFood dan mitra merchant menyediakan layanan yang paling aman.

Gojek juga telah merilis pedoman untuk menjaga agar makanan tetap higienis dan aman sebagai rujukan bagi merchant GoFood, termasuk panduan agar mitra merchant mengecek suhu karyawan secara reguler, mencatat karyawan yang memasak dan mengemas makanan, serta memastikan karyawan dan mitra driver mencuci tangan sebelum menangani makanan.

Gojek 1 0319
Memastikan kenyamanan pelanggan dengan penerapan prosedur standar kesehatan tinggi.

Area Ketiga yang tidak kalah pentingnya adalah Menjaga Produktivitas. COVID-19 adalah situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan menghadirkan tantangan bagi kita semua untuk bisa tetap produktif. Mitra Gojek adalah pihak yang berjasa untuk menyediakan makanan dan layanan on-demand sehingga masyarakat dapat tetap produktif ketika tetap berada di rumah guna menerapkan social distancing (seperti #dirumahaja). Untuk itu, merupakan tanggung jawab kita terhadap mitra driver untuk memastikan mereka tetap aman dan produktif.

Gojek memahami adanya risiko terhadap mitra driver GoCar dan GoRide dalam menjalani pekerjaan mereka sehari-hari. Untuk itu, Gojek melakukan berbagai upaya pencegahan, termasuk berupaya keras untuk menyediakan hand sanitizer dan masker yang saat ini persediaannya sangat terbatas. Di beberapa kantor operasional pun telah dilakukan penyediaan masker dan hand sanitizer untuk para mitra driver.

Meskipun sangat sulit untuk mendapatkan kedua barang tersebut, Gojek terus berupaya semaksimal mungkin agar semakin banyak mitra driver yang dapat menggunakannya. Gojek juga secara aktif menggandeng berbagai pihak dari sektor publik dan swasta untuk mendapatkan suplai berbagai barang dan kebutuhan yang dapat membantu mitra driver kita untuk tetap sehat dan aman dari risiko COVID-19 dalam beberapa hari dan minggu ke depan.

Kemarin, Gojek meluncurkan skema bantuan pendapatan bagi mitra driver yang terdiagnosa COVID-19. Gojek memberikan pendapatan selama 14 hari dan menghentikan cicilan yang berjalan (contoh: asuransi, cicilan kendaraan, dan lain sebagainya) hing ga mereka kembali bekerja. Gojek pun menjadi perusahaan on-demand pertama di Indonesia yang menerapkan kebijakan ini untuk mendukung mitra driver.

Nah, untuk memastikan keamanan bersama, Gojek menonaktifkan sementara akun mitra driver yang terinfeksi COVID-19, hingga adanya konfirmasi dari tes kesehatan yang dilakukan pemerintah. Kita memiliki tim yang bekerja 24/7 untuk membantu menghubungkan mitra kita dengan rumah sakit atau otoritas kesehatan jika memiliki isu terkait dengan COVID-19.

Di saat seluruh dunia bersama-sama berdoa agar pandemi COVID-19 segera usai, Gojek akan terus membuat inisiatif baru untuk meminimalisir dampaknya. Gojek akan memperluas upaya dalam mendukung tenaga medis dengan menghadirkan zona “health care” yaitu area di dekat rumah sakit dimana kita membebaskan biaya pengiriman makanan dan minuman. Kita juga akan memperkenalkan voucher diskon GoRide dan GoCar khusus untuk mobilisasi tenaga medis dari dan ke rumah sakit dan pusat tes kesehatan yang bekerja tanpa mengenal lelah untuk membantu kita semua. Tujuan diberikannya voucher ini untuk mempermudah mobilisasi mereka dari dan ke rumah sakit maupun pusat tes kesehatan.

Co-CEO Gojek pun menyampaikan bahwa hal tersebut menjadi sedikit contoh dari aksi nyata yang telah Gojek lakukan untuk memastikan telah melakukan segala yang kita bisa untuk membantu masyarakat menangani pandemi ini. Gojek juga berkoordinasi secara intensif dengan badan dan kementerian terkait untuk mendukung aspirasi pemerintah dalam menanggulangi pandemi ini. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved