Breaking News:

Heboh di TikTok, Oknum Guru yang Doakan Murid yang Mengeluh Pelajaran Online Dicabut Nyawanya

Warga menilai, keduanya tak pantas sebagai seorang tenaga pengajar karena mendoakan hal buruk untuk siswa yang mengeluh saat belajar online

Tribunnews/Jeprima
Siswa menggunakan fasilitas WiFi gratis saat mengikuti kegiatan pembelajaran jarak jauh di Balai Warga Kelurahan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2020). Kelurahan Kuningan Barat menyediakan fasilitas jaringan internet atau WiFi gratis yang dapat digunakan pelajar guna meringankan beban orang tua murid terkait kebutuhan kuota internet untuk pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi Covid-19. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM - Warga saat ini dihebohkan dengan sebuah konten TikTok diduga dibuat oleh 2 oknum guru berseragam Aparatur Sispil Negara (ASN).

Warga menilai, keduanya tak pantas sebagai seorang tenaga pengajar karena mendoakan hal buruk untuk siswa yang mengeluh saat belajar online.

"Ketika para siswa mengeluh belajar online, yaallah cabut nyawa mereka,"

Demikian narasi yang tertulis dalam video konten 2 wanita diduga oknum guru tersebut.

Semula, video konten TikTok guru itu dibagikan oleh salah satu pengguna TikTok @srikandishana1 dan kemudian menjadi viral di media sosial.

Video tersebut sontak beredar luas hingga banyak dibagikan di berbagai media sosial sejak Sabtu (12/9/2020).

Baca: VIRAL Video TikTok Pemuda Kembar 3 Asal Surabaya, Akui Sering Jadi Pusat Perhatian dan Diajak Foto

Dalam tayangan video yang dibagikan itu, tampak dua wanita berseragam ASN tengah asyik membuat rekaman untuk konten TikTok.

Keduanya merekam aksi tersebut di sebuah ruangan yang terlihat seperti fasilitas di sekolahan.

Yakni ruangan dengan sejumlah meja dan kursi yang tersusun rapi, seperti ruangan guru atau staff di sekolah pada umumnya.

Tak terlihat siapapun disana selain dua wanita tersebut.

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved