Breaking News:

PSBB Total Berlaku Lagi, Grab Perkenalkan Teknologi Geofencing

Untuk membantu mobilitas masyarakat dan pemerintah dalam beradaptasi dengan PSBB Total tahap II, Grab memperkenalkan teknologi geofencing.

Grab Indonesia
Peringatan dari sistem Grab untuk mitra pengemudi yang berkerumun. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memberlakukan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Total di wilayahnya terhitung sejak 14 September 2020. 

Maka dari itu, untuk membantu mobilitas masyarakat dan pemerintah dalam beradaptasi dengan keadaan ini, Grab, aplikasi serba bisa terkemuka di Asia Tenggara pun memperkenalkan teknologi geofencing yang dapat mendeteksi dan memberikan peringatan kepada mitra pengemudi Grab yang berkerumun di sebuah area.

Uun Ainurofiq, Director of Government Affairs & Strategic Collaborations Grab Indonesia menjelaskan, teknologi geofencing ini menjadi salah satu solusi inovatif dalam mendeteksi GPS mitra pengemudi yang berkumpul dalam satu lokasi, dimana sistem Grab akan langsung memberikan peringatan melalui pesan teks atau pop-up di aplikasi mitra pengemudi kepada mereka yang didapati melanggar peraturan.

“Sejak pengumuman PSBB Total Kedua, tim kami terus mencari cara yang efektif agar kami tetap bisa melindungi mata pencaharian dan kesehatan mitra. Teknologi geofencing yang telah kami manfaatkan sejak awal Grab beroperasi, kami terapkan untuk membantu proses pengawasan mitra pengemudi di lapangan ini mulai Senin, 14 September lalu,“ ungkap Uun.

Inovasi teknologi geofencing yang Grab hadirkan ini ternyata juga mendapat respon baik dari masyarakat yang tampak pada kolom komentar media sosial Grab tentang teknologi geofencing. 

Seperti dituliskan akun instagram @anggaramdhan: “Nah gini kan enak jadi gk ada yg ngetem gajelas markir sembarangan lg ditambah mengurangi resiko kena covid.”

Serta akun @petrustjoi: “Depan komplek kantor gw jg gitu wkwkwk grabnya kan ngumpul, dpt notif, abis itu abangnya ngomong ‘weh jaga jarak weh jaga jarak’ wkwkwk”

Selain menghadirkan teknologi geofencing, Grab juga melakukan berbagai inisiatif lain seperti santunan bagi mitra pengemudi, penambahan pasal dalam Kode etik Mitra Pengemudi untuk memastikan mereka mengikuti imbauan pemerintah, pengecekan langsung dilapangan, serta mensosialisasikan aturan PSBB Jilid 2 ini melalui aplikasi mitra dan juga media sosial.

Disamping itu, untuk armada GrabProtect yang telah diperkenalkan sebelumnya, Grab pun menghadirkan serangkaian fitur baru, peningkatan GrabCar Protect dan GrabBike Protect serta pembaharuan aturan keamanan untuk memastikan masyarakat dapat bermobilisasi dengan aman di tengah kondisi pandemi saat ini.

“Keamanan selalu menjadi fokus utama Grab dan melalui program seperti GrabProtect dan teknologi geofencing, kami telah meningkatkan standar kebersihan di industri ride-hailing. Bersama dengan mitra pengemudi, kami akan memastikan perjalanan setiap penumpang sentiasa aman bersama Grab,” tutup Uun.

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved