Breaking News:

Startup Lacak Kenalkan Solusi Keamanan Perusahaan Berbasis IoT

Teknologi ini membantu perusahaan skala enterprise untuk memantau operasi armadanya melalui GPS berikut manajemen kerjanya.

dok. Lacak
Teknologi Lacak.io membantu perusahaan skala enterprise untuk memantau operasi armadanya melalui GPS berikut manajemen kerjanya. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lacak.io, perusahaan startup yang berbasis di Indonesia, mewujudkan misinya untuk mendorong industri logistik Indonesia, lewat solusi IoT inovatif sejalan dengan program pemerintah, Gerakan 100 Smart City, sebagai solusi kota pintar dan digitalisasi.

Teknologi perangkat lunak Lacak.io berfokus pada IoT untuk membantu bisnis mencapai pertumbuhan profitabilitas, dengan mengedepankan keamanan dan efisiensi.

Teknologi ini membantu perusahaan skala enterprise untuk memantau operasi armadanya melalui GPS berikut manajemen kerjanya.

"E-Commerce di Indonesia menjadi salah satu sektor yang tumbuh pesat selama pandemi. Hal ini mengakibatkan meningkatnya kebutuhan pengiriman jarak jauh.

Fariz Iskandar, Pendiri dan CEO Lacak.io mengatakan, pesatnya pertumbuhan bisnis e-commerce di msa pandemi membuat banyak perusahaan membutuhkan sistem logistik dengan manajemen armada yang lebih baik.

Baca juga: Startup Ini Tawarkan Liburan Nginap di Camping Mini dengan IoT di Wana Wisata Rancaupas

"Di sinilah Lacak.io berkembang sebagai platform IoT untuk perusahaan, menawarkan manajemen armada dan solusi pelacakan yang komprehensif sebagai dua fitur utamanya," ujar Fariz Iskandar, Rabu (17/2/2021).

Dia menjelaskan, teknologi Lacak.io mampu menghubungkan 17000 pulau di Indonesia.

Fariz menyebutkan, pasar logistik di Indonesia saat ini berkembang pesat dengan pertumbuhan 45,95% di fase 2013 dan 2018.

Pertumbuhan ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga 10,27% di periode tahun 2020 hingga 2025.

Lonjakan permintaan di negara kepulauan Indonesia yang sangat besar, menjadi tantangan yang dihadapi oleh banyak perusahaan, khususnya para pemain lokal.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved