Breaking News:

Fitur First Person View Siap Hadirkan Suasana Pelesiran dan Belanja Virtual di Indo V-Fair 2021

Indo V-Fair akan menjadi pameran virtual terbesar di Indonesia, dengan menyediakan lebih dari 1000 slot untuk para tenant yang berpartisipasi

dok. Indo V-Fair
Fitur First Person View (FPV) akan diaplikasikan di Indo V-Fair 2021, event yang memadukan aktivitas belanja, jalan-jalan dan hiburan akan digelar secara virtual di Indonesia pada 16 April-15 Juni 2021 mendatang. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Choirul Arifin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tren digitalisasi di industri pameran melaju semakin kencang di masa pandemi ini. Dengan memanfaatkan kecanggihan Internet of Things (IoT), semua event pameran kini bisa digelar virtual.

Mengadopsi fitur First Person View (FPV), event yang memadukan aktivitas belanja, jalan-jalan dan hiburan bertajuk Indo V-Fair 2021 akan digelar secara virtual di Indonesia pada 16 April-15 Juni 2021 mendatang.

Fitur FPV sengaja diaplikasikan untuk pameran ini untuk mengoptimalkan pengalaman menjelajah dunia virtual.

Event bertajuk Indonesia Virtual Fair 2021 (Indo V-Fair) ini diklaim akan menjadi pameran virtual terbesar di Indonesia, dengan menyediakan lebih dari 1000 slot untuk para tenant yang berpartisipasi di event ini.

Pameran ini nantinya bisa di akses melalui aplikasi di gadget http://play.google.com/store/apps/details?id=com.rr.umkm.vv.

Ajang ini akan memiliki total luas area pamer 25 hektar dibagi dalam beberapa area dan cluster. Setiap cluster akan terdiri dari beberapa booth template dengan desain kekinian, yang bisa dikustomisasi sesuai dengan karateristik masing-masing tenant.

Baca juga: Sejarawan UI Ungkap Banjir di Jakarta Sudah Terjadi Sejak Zaman Kerajaan Tarumanegara

Baca juga: Ruang Digital Belum Banyak Diisi Pelaku Usaha

Atmosfer Indo V-Fair akan didisain layaknya suasana pekan raya. Dari awal masuk area Indo V-Fair, pengunjung akan disambut greeting khas pekan raya, dengan lalu lalang SPG dan SPB yang antusias memberikan promo tenant mereka masing-masing dan siap untuk menggiring setiap visitor untuk datang ke booth mereka," ungkap Ronald Kamijaya.

Event ini juga menyiapkan beberapa spot untuk adv, seperti videotron, zepelin dan truck ads yang akan membuat suasana virtual event ini layaknya sebuah pameran offline.

Sebuah Main Stage yang megah dan futuristik untuk tenant akan diisi dengan kegiatan lelang barang, short movie, band perfomance, sampai talkshow dengan aneka gimmick seperti games berhadiah.

Pameran ini mengusung tema Experiencing is Believing dan dapat diakses melalui gadget dengan feel yang tidak jauh beda dengan pekan raya yang sebenarnya di masa sebelum pandemi.

"Dengan semangat beradaptasi sesuai dengan kebutuhan saat ini, kami yakin konsep virtual event dapat menjaga kelangsungan hidup penggiat event di Indonesia," ungkap Ronald Kamijaya.

Penulis: Choirul Arifin
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved