Breaking News:

Xendit Mendapatkan Pendanaan Seri B Rp 900 Miliar Lebih

Xendit mendukung bisnis dari semua skala usaha, dan telah memproses lebih dari 65 juta transaksi dengan pembayaran USD 6,5 miliar per tahun

ist
Xendit mendapatkan pendanaan seri B USD 64,6 Juta atau sekitar Rp 900 miliar dipimpin Oleh Accel untuk meningkatkan skala infrastruktur pembayaran digitalnya 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Xendit  mendapatkan USD 64,6 juta dalam pendanaan Seri B yang dipimpin oleh firma modal ventura global Accel untuk menunjang pertumbuhan ekonomi yang lebih stabil dan terpercaya di wilayah tersebut.

Secara keseluruhan, perusahaan telah mengumpulkan total pendanaan sebesar USD 88 juta.

Di tengah transformasi digital Asia Tenggara yang pesat, Xendit dengan cepat mendukung bisnis dari semua skala usaha, dan telah memproses lebih dari 65 juta transaksi dengan pembayaran USD 6,5 miliar per tahun.

Moses Lo, CEO dan Co-Founder mengatakan, Asia Tenggara merupakan kawasan yang sangat kompleks, terutama apabila kami melihat pada wilayah kepulauan Indonesia yang memiliki 17.000 pulau berbeda dan harus menghadapi regulasi dan teknologi di kawasan tersebut yang cukup menantang.

"Membangun sebuah ekosistem bisnis untuk masa depan dengan infrastruktur yang belum memadai, tentunya akan menghambat pelaku bisnis di Asia Tenggara” kata Moses Lo dalam keterangannya, Rabu (3/3/2021).

Bos penyedia layanan infrastruktur pembayaran digital dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara ini merasa investasi terbaru ini memungkinkan Xendit untuk dapat meningkatkan pembangunan infrastruktur pembayaran digital dalam skala besar dengan cepat dan menyediakan kesempatan kepada jutaan pelaku usaha kecil dan menengah di seluruh Asia Tenggara untuk menuju perkembangan ekonomi digital.

Baca juga: Ketua Komite III DPD Dorong Pemerintah Optimalkan Lobby Pemerintah Saudi Terkait Haji

“Dengan lebih dari 150 juta penduduk Indonesia yang sudah beradaptasi secara digital dan kelas menengah yang berkembang pesat, ekonomi digital Indonesia akan meningkat empat kali lipat pada tahun 2025,” kata Tessa Wijaya, COO, dan Co-Founder.

“Asia Tenggara membutuhkan akses ke infrastruktur pembayarannya sendiri yang dapat diandalkan. Platform Xendit akan membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital kawasan ini dan memastikan generasi pelaku bisnis berikutnya dapat berkembang pesat."

Accel memimpin putaran pendanaan tersebut dengan dukungan tambahan dari YCombinator. Xendit adalah perusahaan Indonesia pertama yang terpilih untuk mengikuti program akselerator YCombinator pada tahun 2015 dan dinobatkan sebagai salah satu dari 100 perusahaan teratas YCombinator pada tahun 2021.

Tim Xendit yang multikultural dapat menghadirkan solusi yang disesuaikan pada kultur lokal hingga ke ranah global.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved