Breaking News:

Sudah Ditawar Puluhan Miliar Rupiah, Cuitan Fenomenal Elon Musk di Twitter Batal Dijual

Sebuah cuitan singkat milik pendiri perusahaan mobil listrik Tesla, Elon Musk di Twitter sempat dikabarkan dijual dengan harga fantastis.

STUFF
Elon Musk, pendiri Tesla. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah cuitan singkat milik pendiri perusahaan mobil listrik Tesla, Elon Musk di Twitter sempat dikabarkan dijual dengan harga fantastis.

Cuitannya di Twitter itu ia jual daj diketahui berisi sebuah lagu ciptaannya tentang non-fungible token (NFT) sebagai NFT. Namun, tak lama setelah pengumuman itu Elon mengatakan tak jadi menjual lagu itu meski telah mendapat tawaran lebih dari 1 juta dollar Amerika.

Dalam cuitannya, Elon Musk mengunggah sebuah twit berisi video singkat yang berisi penggalan lirik lagu. Ia mengatakan akan menjual lagu ciptaannya tentang NFT sebagai NFT.

Pendiri stasiun antariksa SpaceX itu juga mengunggah lagu tersebut yang memiliki lirik 'NFT for your vanity. Computers never sleep. It's verified. It's guaranteed'.

Baca juga: Cuitan Elon Musk di Twitter Juga Dijual, Harganya Rp 15 Miliar, Apa Keunikannya?

Cuitan itu berisi video animasi pendek yang memperlihatkan trofi berputar disertai tulisan lirik 'Vanity Trophy' dan tulisan 'NFT' di bagian atasnya.

Baca juga: Bukan Lagi CEO, Ini Nama Jabatan Terbaru Elon Musk di Tesla

Cuitan fenomenal itu juga memuat sebuah kata pada bagian bawah trofi dengan istilah 'HODL'. Istilah ini lazim digunakan oleh komunitas mata uang kripto dan investasi untuk mendorong pengikutnya agar tidak menjual aset mereka.

Lantas, cuitan itu ia jual sebagai NFT di Valuables, sebuah platform jual beli NFT. Saat itu penawaran tertinggi datang darj seorang pebisnis bernama @SinaEstavi. Sina berani membayar cuitan Elon Musk itu dengan harga 1.121.000 dollar Amerika atau sekitar Rp 16 miliar.

Namun, dua hari setelah Elon mengunggah lagu tersebut di Twitter, ia berubah pikiran dan urunf menjual cuitan fenomenalnya sebagai aset digital.

"Sebenarnya rasanya kurang tepat menjual ini. Will pass," tulis Elon dalam cuitannya, Jumat (19/3/2021).

Hingga kini, belum diketahui alasan Musk membatalkan penjualan lagu tersebut di NFT. Terlepas dari hal ini, ia memang dikenal sebagai penggemar untuk memborong aset digital, termasuk bitcoin, Dogecoin dan NFT.

Bahkan dari kegemarannya itu, Elon kerap menghabiskan jutaan dollar demi mendapatkan sebuah barang digital yang dibelinya menggunakan kripto.

NFT sendiri merupakan aset digital unik yang berfungsi melisensi karya seni atau klip video, yang bisa dibeli seseorang dan dicatat di blockchain. Pembeli NFT nantinya akan mendapatkan tanda terima digital yang membuktikan kepemilikan mereka dan memastikan keaslian aset yang dibeli.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved