Breaking News:

5 Cara Menghindari Investasi Kripto Bodong, Waspadai Skema Ponzi

Ketua Satgas Waspada Investasi telah membekukan kegiatan dari 62 entitas aset kripto ilegal dengan berbagai modus yang dilakukannya

The Independent
Kripto Bitcoin 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mulai akhir tahun 2020 hingga awal 2021, investasi aset kripto menjadi buah bibir.

Sayangnya, animo masyarakat yang tinggi terhadap komoditas ini tidak dilengkapi dengan pengetahuan dan wawasan yang mumpuni.

Tak sedikit masyarakat yang akhirnya rugi besar karena tergiur iming-iming keuntungan yang menggiurkan dari investasi kripto bodong.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengatakan, pihaknya telah membekukan kegiatan dari 62 entitas aset kripto ilegal.

Modus yang digunakan investasi kripto bodong tersebut beragam.

Ada yang menawarkan bunga per hari, per minggu, hingga membuat sistem multi level marketing (MLM) seperti piramida. Sehingga, makin banyak orang yang diajak, semakin besar pula keuntungan yang akan didapatkan.  

Lantas, bagaimana caranya menghindari investasi kripto bodong? Berikut lima di antaranya.

1. Berinvestasilah di Platform yang Terdaftar Bappebti

Pemerintah Indonesia telah melegalkan aset kripto sebagai komoditas aset investasi. Perdagangannya diatur oleh Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi.

Pada awal tahun 2021, Bappebti telah menetapkan 13 perusahaan calon pedagang fisik aset kripto, salah satu di antaranya adalah Zipmex.

Baca juga: Bappebti: Pengguna Kripto di Indonesia Terus Bertumbuh Setiap Bulannya

Halaman
1234
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved