Breaking News:

Ini Dampak Bila Sering Melakukan Migrasi Akun WhatsApp ke Smartphone Lain

Penggantian smartphone satu ke smartphone lainnya, tentu tidak hanya sekedar mengganti bentuk atau mereknya saja.

My TechLogy
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perkembangan smartphone saat ini memang sangatlah pesat. Terlebih lagi dengan kehadiran teknologi 5G yang membuat produsen smartphone meluncurkan varian baru produk mereka dengan kemampuan 5G.

Pesatnya kehadiran produk smartphone terbaru, cenderung membuat masyarakat juga cepat mengganti smartphone miliknya dengan produk lain.

Baca juga: Mudahkan Konsumen saat PPKM, Xiaomi Layani Pembelian Ponsel Melalui WhatsApp

Penggantian smartphone satu ke smartphone lainnya, tentu tidak hanya sekedar mengganti bentuk atau mereknya saja. Tetapi saat mengganti smartphone, perlu melakukan migrasi data yang dimiliki penggunanya di smartphone lama mereka.

Salah satunya yang sering dilakukan migrasi data adalah aplikasi pesan online WhatsApp yang sering digunakan oleh masyarakat, dan mayoritas pengguna smartphone memiliki aplikasi tersebut.

Pengguna perlu melakukan migrasi data mereka ke smartphone barunya, agar isi chat room ataupun kontak mereka tidak hilang saat berganti smartphone.

Baca juga: WhatsApp Business dan Messenger API for Instagram dari 3Dolphins SRM Bisa Terintegrasi ke Chatbot

Tetapi ada hal yang mesti diketahui saat melakukan migrasi data WhatsApp dari smartphone lama ke smartphone baru. Migrasi data tersebut memiliki ancaman yang jarang sekali diketahui oleh pengguna WhatsApp.

Menurut keterangan resmi dari laman situs WhatsApp yang dikutip pada Kamis (8/7/2021), dampak terparah saat pengguna smartphone terlalu sering melakukan migrasi data adalah terkena blokir dari proses verifikasi akun. Ancaman itu tercatat dalam laman FAQ WhatsApp.

WhatsApp mengatakan, jika pengguna smartphone terlalu sering beralih akun dari perangkat satu ke perangkat lainnya suatu saat kemungkinan akan diblokir jika ingin memverifikasi akun.

Selain itu WhatsApp juga mengimbau agar para pengguna tidak melakukan migrasi atau pemindahan akun secara berulang kali di sejumlah smartphone dan nomor bila tidak ingin terblokir.

Meski begitu, WhatsApp tidak merinci secara detail terkait jumlah batasan konsumen bisa melakukan pemindahan akun ke perangkat baru sebelum diblokir.

Tidak disertakan juga alasan pastinya mengapa pihak perusahaan melakukan tindakan tersebut. Maka dari itu pengguna WhatsApp sepertinya harus waspada terkait ancaman ini, bila tidak ingin akun mereka terblokir dan terpaksa harus menggunakan akun baru.

WhatsApp sendiri memiliki ketentuan untuk para penggunanya yang hanya dapat memverifikasi satu nomor telepon pada satu perangkat smartphone.

Jika pengguna menggunakan smartphone dengan dua kartu SIM, diharuskan memilih salah satu nomor untuk diverifikasi di WhatsApp dan tidak diberikan opsi untuk menggunakan dua nomor telepon.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved