Breaking News:

Orang Indonesia Paling Betah Gunakan Aplikasi di Ponsel Android

Lamanya penggunaan aplikasi di Android oleh para pemakainya juga mendongkrak belanja aplikasi secara global.

DIGITAL TRENDS
Ilustrasi smartphone Android. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan riset App Annie baru saja meluncurkan hasil risetnya terkait tingkat pemakaian aplikasi ponsel di beberapa negara.

Dalam laporannya, yang dirilis, Minggu (18/7/2021), App Annie memaparkan jumlah pengguna ponsel Android asal Indonesia menduduki peringkat dua negara paling lama dalam membuka aplikasi di kuartal dua 2021.

Riset yang dilakukan App Annie ini memang dilakukan pada pengguna Android saja di 16 Negara. Peringkat pertama diraih Brazil dengan rata-rata penggunaan 5,4 jam seharinya dalam membuka aplikasi.

Sedangkan Indonesia membuntututi di peringkat 2, terpaut selisih sdikit dengan rata-rata perhari membuka aplikasi di ponsel pintar sampai 5,3 jam. Kedua negara ini jauh melampaui beberapa negara lainnya.

Dalam laporan ini, tingkat pemakaian aplikasi di Indonesia meningkat 35 persen dibandingkan kuartal II 2019 silam. Sedangkan Brasil mendapat lonjakan 30 persen dibandingkan 2019.

Baca juga: Jumlah Pengguna Sangat Sedikit, Google Segera Hentikan Layanan pada Android Jelly Bean

Dalam paparan App Annie, negara Eropa yakni Rusia dan Turki menjadi negara yang mengalami lonjakan paling tinggi dalam membuka aplikasi di Android. Rusia mencatat kenaikan 45 persen dibanding 2019 menjadi 3,7 jam, sedangkan Turki naik sampai 40 persen menjadi 4,5 jam.

Baca juga: Google Hapus 9 Aplikasi di Play Store, Ketahuan Suka Nyolong Password Facebook Pengguna

Peningkatan ini juga dipicu oleh meningkatnya aktivitas digital melalui ponsel seiring belum melandainya pandemi Covid-19. Hal ini ternyata berdampak besar pada durasi penggunaan aplikasi di ponsel Android selama setahun terakhir.

Baca juga: Ingin Views Instagram Reels Meningkat? Kuasai Trik Berikut Ini!

Lamanya penggunaan aplikasi di Android oleh para pemakainya juga mendongkrak belanja aplikasi secara global.

Laporan App Annie mencatat total belanja aplikasi mencapai 34 miliar dolar AS atau setara Rp 493 triliun pada kuartal II 2021.

Kenaikan ini mengalami peningkatan sebesar 7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 101,6 triliun jika dibandingkan kuartal I 2021 yang mendapati 32 miliar dolar AS atau setara Rp 465 triliun.

Tak hanya di aplikasi game, khusus di kawasan Asia Pasifik peningkatan pemakaian aplikasi populer terjadi pula pada Google Classroom, Fast Cleaner, McDonald China, SmartNews.

Penulis: Fandi Permana
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved