Breaking News:

Ini Dampaknya Jika Pengguna Menolak Kebijakan Privasi Terbaru WhatsApp

WhatsApp resmi memberlakukan aturan privasi terbaru untuk para penggunanya pada 15 Mei 2021.

deccanchronicle
Aplikasi Whatsapp di smartphone 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - WhatsApp resmi memberlakukan aturan privasi terbaru untuk para penggunanya pada 15 Mei 2021.

Kebijakan terbaru Whatsapp ini sempat menuai pro dan kontra dari para penggunanya. Sejumlah pengguna menolak aturan terbaru privasi tersebut.

WhatsApp sendiri sempat mengancam para penggunanya yang menolak aturan baru privasi ini. WhatsApp mengancam pengguna yang menolak, akan dihapus akunnya setelah 120 hari.

Tetapi, hal ini tidak direalisasikan oleh WhatsApp karena banyaknya kritik yang datang dari para pengguna dan pihak lain yang menggunakan platform tersebut.

Menurut laporan WEBetainfo yang dikutip Senin (30/8/2021), pengguna WhatsApp yang menolak aturan privasi terbaru ini tidak akan kehilangan fungsi bertukar pesan atau melakukan panggilan telepon.

Baca juga: Mulai November, 43 Ponsel Ini Tak Bisa Lagi Gunakan WhatsApp, Galaxy S3 Mini hingga Apple iPhone SE

Namun, pengguna WhatsApp reguler tidak dapat melakukan chat kepada akun WhatsApp Business yang menggunakan layanan cloud.

Pengguna WhatsApp reguler yang ingin melakukan chat kepada pemilik akun WhatsApp Business diharuskan menyetujui aturan privasi terbaru.

Baca juga: Cara Mengubah Warna Tulisan Pesan di WhatsApp

WhatsApp Business berbasis cloud sendiri merupakan layanan WhatsApp premium yang disediakan bagi korporasi atau pelaku bisnis yang biasanya digunakan sebagai customer service digital atu chatbot atau virtual account.

Inti dari aturan kebijakan privasi baru WhatsApp adalah pengguna mengizinkan WhatsApp membagikan data pengguna kepada induknya Facebook.

Data pengguna WhatsApp yang dibagikan ke Facebook seperti level baterai, kekuatan sinyal perangkat, versi aplikasi, informasi browser, jaringan seluler, informasi koneksi (termasuk nomor telepon, operator seluler atau ISP), bahasa dan zona waktu, alamat IP, informasi sistem operasi perangkat dan identifikasi unik terkait dengan perangkat atau akun yang sama.

WhatsApp sendiri mengatakan kebijakan privasi tidak mengubah cara berkomunikasi antar pengguna. Mereka tetap menggunakan End-to-end encryption saat penggunanya mengirim pesan. Artinya WhatsApp tidak bisa melihat pesan pengguna.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved