Epson Kenalkan PaperLab untuk Ekonomi Sirkular di Lingkungan Kantor
Teknologi PaperLab Epson memiliki 3 tahap: defibrating, binding, dan forming, dan sanggup menghancurkan dokumen rahasia dengan aman.
TRIBUNNEWS.COM, SINGAPURA – Epson Asia Tenggara secara resmi merayakan perpindahan kantor pusat regional baru di Alexandra TechnoPark, Singapura, melalui acara peluncuran hybrid.
Di event ini Epson juga memperkenalkan PaperLab yang revolusioner untuk ekonomi Sirkular di lingkungan kantor.
Kantor pusat regional baru Epson Asia Tenggara ini memiliki dua Pusat Solusi
baru yang memungkinkan mitra dan pelanggan dari seluruh wilayah dapat menemukan
produk dan solusi baik untuk bisnis dan lingkungan.
Termasuk diantaranya inovasi berkelanjutan Epson dalam pencetakan, pencitraan visual dan robotika, serta Epson PaperLab, sistem pembuatan kertas kantor proses kering pertama di dunia.
“Perpindahan kantor pusat regional baru kami ini, mewakili tiga hal: pertama, ini menunjukkan kepercayaan berkelanjutan Epson di Singapura sebagai pusat bisnis regional," ungkap Siew Jin Kiat, Managing Director Regional Epson Singapore, Asia Tenggara, Rabu (8/9/2021).
Baca juga: Epson Luncurkan Printer Rumah Berdesain Ringkas dengan Tangki Tinta Empat Warna Ukuran A4
Kedua, komitmen Epson mengubah cara bisnis bekerja di seluruh Asia Tenggara melalui produk dan solusi yang menawarkan produktivitas dan berkelanjutan.
Ketiga, langkah ini membawa pilihan berkelanjutan lebih dekat kepada pelanggan kami di wilayah tersebut.
Baca juga: Epson Rilis Printer Label Digital Press SurePress L-6534VW, Ini Keunggulannya
Dia menegaskan, keberlanjutan sangat penting dalam ekonomi bisnis saat ini dan dengan memilih Epson, mereka juga memilih yang lebih baik untuk lingkungan, sehingga mereka mendapat dua cara – pada produktivitas yang lebih tinggi dan dampak lingkungan yang lebih rendah.
Baca juga: Fujifilm Kenalkan Kamera X-Series, X-T30II dan GFX Series di X-Summit Prime 2021 Tokyo
"Kami telah mempermudah pelanggan kami untuk menurunkan jejak karbon mereka,” ungkap Siew Jin Kiat.
Dalam pidato utamanya, Siew Jin Kiat menekankan bagaimana perubahan iklim dan
pemanasan global sangat berdampak pada masyarakat.
Baca juga: Review Realme Smart TV 4K 50 Inch, Televisi Pintar yang Bikin Kita Makin Betah di Rumah
Dia juga memaparkan bagaimana Epson Asia Tenggara siap bekerja sama dengan Pemerintah Singapura dan Lembaga Swadaya Masyarakat untuk bersama-sama menciptakan bisnis yang berkelanjutan.
Salah satu contohnya adalah kolaborasi Epson dengan National Geographic untuk
meningkatkan kesadaran publik tentang perubahan iklim, khususnya bagaimana pencairan
lapisan es di Kutub Utara yang mempengaruhi seluruh planet dan bagaimana memilih
teknologi berkelanjutan dapat meminimalkan dampak terhadap lingkungan kita.
Baca juga: Unboxing Samsung Galaxy M62, Smartphone Segmen Menengah dengan Spesifikasi Serba Lebih
“Saat kami bergerak maju dalam perjalanan menuju masyarakat rendah karbon, kami ingin menginspirasi, mendidik, dan memotivasi bisnis di seluruh Asia Tenggara untuk beroperasi secara lebih berkelanjutan dengan bekerja sama dengan kantor Epson lokal kami yang lain di seluruh kawasan Asia Tenggara,” beber Siew Jin Kiat.
PaperLab Epson
Di ajang ini Epson juga memperkenalkan PaperLab Epson yang revolusioner, tonggak penting dalam perjalanan Epson untuk mempromosikan ekonomi sirkular.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/paperlab-epson.jpg)