Breaking News:

Data KPAI Diduga Bocor, Pakar Sebut Harus Ada Upaya Kolaboratif untuk Tangani Serangan Siber

Pendiri Indonesia Cyber Security Forum, Ardi Sutedja turut menanggapi dugaan bocornya data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Editor: Nuryanti
IST
Ilustrasi Kejahatan Siber. Pendiri Indonesia Cyber Security Forum, Ardi Sutedja turut menanggapi dugaan bocornya data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). 

"Mustahil kita bisa menangani berbagai ancaman, hambatan ataupun serangan siber bila terjadi, secara sendiri-sendiri."

"Untuk itu sangat penting kita membentuk kemitraan dengan berbagai pihak," tambahnya.

Baca juga: Waduh, Data Layanan Pengaduan KPAI Diretas, Sudah Lapor ke Bareskrim Polri dan BSSN

Sudah Lapor ke Bareskrim Polri dan BSSN

Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia menjadi korban aksi peretasan.

Aksi peretasan menyasar data layanan pengaduan dan kini telah dilaporkan ke polisi.

Menurut KPAI, kebocoran data menyebabkan terganggunya layanan pengaduan di situs resmi itu.

Meski begitu, KPAI menyatakan layanan pengaduan tetap berjalan setelah data lembaga tersebut bocor dan dijual di forum gelap.

"Adanya kasus pencurian data ini tidak mengganggu layanan pengaduan KPAI."

"Layanan tetap berjalan aman," kata Ketua KPAI, Susanto saat dikonfirmasi Jumat (22/10/2021).

Database dalam data pengaduan dalam jaringan KPAI dicuri peretas pada pekan lalu.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved