Mudahkan Aktivitas Berbelanja, Meta Luncurkan Fitur E-Commerce di WhatsApp

Meta membawa fitur belanja bahan makanan ke platform pesan instan populer WhatsApp

pexels.com
Gandeng platform jual beli asal India JioMart, Meta resmi meluncurkan fitur E-commerce di aplikasi WhatsApp. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Namira Yunia Lestanti

TRIBUNNEWS.COM, NEW DELHI – Dengan menggandeng platform jual beli asal India JioMart, Meta resmi meluncurkan fitur E-commerce di aplikasi WhatsApp pada Senin (29/8/2022).

Integrasi ini dilakukan Meta untuk meningkatkan performa dari aplikasi WhatsApp, melalui fitur anyar tersebut kini masyarakat dapat dengan mudah melakukan pemesanan atau berbelanja kebutuhan bahan makanan.

“Meta membawa fitur belanja bahan makanan ke platform pesan instan populer WhatsApp,” ujar pengumuman yang dirilis Meta.

Baca juga: Mudahkan Pengguna Mengakses Quest VR, Meta Luncurkan Sistem ID Baru

Mengutip dari The Verge fitur berbelanja ini sebelumnya telah lama digarap oleh Meta dan JioMart sejak dua tahun silam, tepatnya pada 2022.

Dengan melewati berbagai pembaharuan kini layanan berbelanja tersebut dapat melayani kebutuhan pengguna WhatsApp.

Bila dilihat secara sekilas fitur e-commerce besutan Meta mirip dengan layanan pengiriman dari platform Instacart, akan tetapi dengan inovasi baru pengguna WhatsApp hanya perlu mengirim SMS "Hai" ke nomor tertentu.

Setelah itu WhatsApp akan mengarahkan pengguna untuk menuju ke pengalaman belanja dalam aplikasi yang telah tersedia

Melalui peluncuran fitur e-commerce, WhatsApp diklaim jadi satu – satunya layanan berbelanja online yang tidak menayangkan iklan dalam aplikasi. Mengungguli pesaingnya yaitu WeChat yang telah lebih dulu membawa layanan pemesanan makanan serta pembayaran tiket konser pada aplikasinya.

“Pesan bisnis adalah area dengan momentum nyata dan pengalaman berbasis obrolan seperti ini akan menjadi cara orang dan bisnis berkomunikasi di tahun-tahun mendatang,” kata CEO Meta Mark Zuckerberg dalam posting Facebook.

Baca juga: Meta Terus Ekspansi ke Web3, NFT akan Muncul di Timeline Facebook

Sayangnya layanan anyar besutan WhatsApps ini baru dapat dinikmati oleh masyarakat India.

Melonjaknya pemakai WhatsApps hingga tembus sekitar 400 juta pengguna, membuat negara bollywood ini jadi salah satu pasar terbesar dari WhatsApp.

Alasan tersebut yang membuat WhatsApp gencar meluncurkan layanan e-commerce demi meningkatkan eksistensinya di India.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved