Kamis, 21 Mei 2026

Virus Corona

Lima Startup China yang Selamat dari Lockdown Ketat Covid-19 di 2022

Beberapa perusahaan rintisan China berhasil survive karena aturan lockdown dan pembatasan perjalanan di 2022 yang diterapkan Pemerintah China.

Tayang:
Penulis: Nur Febriana Trinugraheni
Editor: Choirul Arifin
YouTube
Pesawat listrik lepas landas dan mendarat vertikal (eVTOL) rancangan Volant di China. 

Lin mengatakan dia mulai bekerja di pasar e-commerce furnitur domestik China pada 2017. Dia menemukan ada kelebihan produksi di industri tersebut, tetapi pemasok tidak tahu bagaimana mereka dapat memasarkan produk yang berlebih.

Lin mengklaim bagian dari kesuksesannya adalah pengembangan sistem digital perusahaan yang memungkinkan Povison menemukan area permintaan konsumen dan merespons dengan cepat melalui 40 hingga 50 pemasoknya.

Satu sistem digital mengelola gudang dan membagi proses pembuatan menjadi beberapa bagian, sehingga langkah-langkah seperti pengecatan dan pengeleman dapat dilakukan pada saat yang bersamaan, kata Lin. Sistem digital lainnya menghubungkan bagian logistik dengan truk yang dapat mengirimkan produk di AS, katanya.

5. Volant Aerotech

Tahun Berdiri: 2021

Investor Terkemuka: Future Capital, Shunwei Capital, Ventech China

Markas Besar: Shanghai

Tahun 2022 menjadi tahun dimana pesawat penumpang pertama China, Comac C919, akhirnya mendapatkan sertifikasi lokal.

Lebih dari setahun sebelumnya, para insinyur yang bekerja di pesawat tersebut meluncurkan startup mereka sendiri, Volant Aerotech, untuk membangun helikopter bertenaga listrik.

Pengalaman teknis itu memberi Volant keunggulan dalam mengembangkan pesawat secara efisien yang dapat memenuhi persyaratan regulator, seperti mempertimbangkan terbang di atas air,  kata pendiri dan CEO Volant Dong Ming.

Volant membangun prototipe yang telah diberi lampu hijau oleh regulator penerbangan China untuk uji terbang, yang akan berlangsung pada awal 2023.

Kendaraan tersebut, diperkirakan mulai dikirim pada paruh kedua 2026, serta dapat digunakan dalam layanan antar-jemput, untuk penerbangan charter, pariwisata, dan pengiriman paket, kata Dong.

Pada akhir 2027, dia memperkirakan Volant akan mengirimkan sekitar 100 kendaraan.

Maskapai Penerbangan Delta dan operator penerbangan penumpang lainnya telah mendukung perusahaan rintisan yang mengembangkan kendaraan serupa, yang dikenal secara resmi sebagai pesawat listrik lepas landas dan mendarat vertikal (eVTOL).

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved