Popularitas iPhone 17 Angkat Saham Apple, Cetak Rekor Tertinggi Dalam Sejarah
iPhone 17 dorong saham Apple ke rekor tertinggi, mendekati valuasi USD 4 triliun berkat penjualan kuat, inovasi produk, dan strategi global Tim Cook.
Sejak awal 2025, Apple secara bertahap memindahkan sebagian produksi iPhone dan perangkat lain dari China ke India dan Vietnam.
Kebijakan ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap satu negara produksi, memperkuat stabilitas pasokan global, serta mengantisipasi dampak perang dagang yang berulang kali mengguncang sektor teknologi.
Langkah tersebut mendapat sambutan positif dari para investor dan analis pasar.
Diversifikasi manufaktur membuat Apple lebih tahan terhadap gangguan logistik, kenaikan tarif, dan risiko politik di kawasan Asia Timur.
Selain itu upaya ini juga memperkuat posisi Apple sebagai pemimpin global di sektor teknologi, terutama di tengah meningkatnya persaingan dengan raksasa seperti Samsung, Google, dan Huawei.
Dengan memperluas jaringan produksi ke Asia Selatan, Apple kini memiliki fleksibilitas lebih besar dalam merespons perubahan kebijakan perdagangan internasional.
(Tribunnews.com / Namira)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Mulai-17-Oktober-iPhone-17-dan-iPhone-Air-Resmi-Masuk-Indonesia-qqq.jpg)