GADGET
Mirip Spotify Wrapped, ChatGPT Rilis Fitur Ringkasan Akhir Tahun 2025 di 4 Negara
OpenAI menghadirkan ringkasan akhir tahun 2025 di ChatGPT yang menampilkan statistik, gaya chat, hingga prediksi 2026.
TRIBUNNEWS.COM - OpenAI resmi menambahkan fitur ringkasan akhir tahun 2025 di ChatGPT.
Fitur ini memungkinkan pengguna melihat kembali aktivitas mereka selama setahun penuh menggunakan layanan ChatGPT.
Konsepnya mirip dengan fitur “Wrapped” yang sudah lebih dulu populer di Spotify, Apple Music, dan YouTube.
Melalui fitur ini, pengguna bisa mendapatkan gambaran personal tentang kebiasaan mereka saat berinteraksi dengan ChatGPT sepanjang tahun 2025.
Ringkasan tersebut mencakup berbagai data menarik, mulai dari tema obrolan yang paling sering dibahas, hari paling sibuk untuk mengobrol, hingga jumlah total chat dan pesan yang dikirim.
Tidak hanya menampilkan angka statistik, ChatGPT juga menyajikan analisis gaya chat pengguna.
Gaya ini ditentukan berdasarkan kebiasaan menulis atau berbicara pengguna saat berinteraksi dengan AI.
Selain itu, ChatGPT memberikan label “archetype” atau tipe pengguna, yang menggambarkan tujuan utama penggunaan ChatGPT, seperti untuk belajar, bekerja, atau hiburan.
Dalam pembaruan akhir tahun ini, OpenAI juga menambahkan elemen kreatif.
Pengguna akan menerima sebuah puisi yang dibuat secara personal, lukisan pixel art yang unik, serta sebuah “penghargaan” khusus versi 2025.
Tidak ketinggalan, ChatGPT juga menyertakan prediksi penggunaan atau kebiasaan pengguna di tahun 2026.
Untuk mengakses ringkasan akhir tahun ini, pengguna cukup mengetikkan perintah “Show me my year with ChatGPT” di aplikasi ChatGPT atau melalui versi web.
Baca juga: Cara Pakai ChatGPT Lewat Action Button di iPhone
Fitur ini tersedia untuk pengguna Free, Plus, maupun Pro, dengan syarat riwayat chat dan fitur memory dalam ChatGPT diaktifkan.
Namun, fitur ringkasan akhir tahun 2025 ini belum tersedia secara global.
Saat ini, OpenAI baru merilisnya di beberapa negara, yaitu Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Selandia Baru, dan Australia.
Belum ada informasi resmi kapan fitur ini akan diperluas ke negara lain.
Kehadiran fitur ini menunjukkan upaya OpenAI untuk membuat pengalaman pengguna menjadi lebih personal dan reflektif.
Dengan melihat kembali aktivitas selama setahun, pengguna dapat memahami bagaimana ChatGPT membantu mereka dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pekerjaan hingga pembelajaran.
(Tribunnews.com/Widya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ILUSTRASI-CHATGPT-Foto-untuk-Ilustrasi-ChatGPT.jpg)