GADGET
Fitur Avatar WhatsApp Akan Dihentikan, Ini Alasannya
WhatsApp akan menghapus fitur avatar dari aplikasi, termasuk stiker, setelah pertama kali diperkenalkan pada 2022.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Aplikasi pesan instan WhatsApp dilaporkan akan menghapus fitur avatar dari platformnya dalam waktu dekat.
Informasi ini pertama kali diungkap oleh 9to5Google dalam laporan yang dipublikasikan pada 4 Mei 2026.
Fitur avatar yang sebelumnya memungkinkan pengguna membuat versi digital diri mereka kini mulai dihapus secara bertahap.
Berdasarkan laporan tersebut, pengguna sudah mulai melihat pemberitahuan langsung di dalam aplikasi mengenai rencana penghapusan fitur ini.
Avatar di WhatsApp sendiri pertama kali diperkenalkan pada akhir 2022 sebagai bagian dari upaya Meta untuk menghadirkan pengalaman visual berbasis konsep metaverse.
Fitur ini memungkinkan pengguna membuat karakter digital yang dapat digunakan sebagai foto profil maupun stiker dalam percakapan.
Namun, dalam pembaruan terbaru, WhatsApp mulai menghapus kemampuan untuk mengedit avatar.
Langkah ini menjadi indikasi awal bahwa fitur tersebut akan segera dihentikan sepenuhnya.
Selain itu, stiker yang berbasis avatar juga dilaporkan akan ikut dihapus, meskipun waktu pastinya belum diumumkan secara resmi.
Laporan tersebut mengutip informasi dari WABetaInfo yang menyebutkan bahwa banyak pengguna telah menerima notifikasi terkait perubahan ini.
Dalam pemberitahuan tersebut dijelaskan bahwa avatar akan dihapus dari profil pengguna dalam pembaruan mendatang.
Baca juga: Tampilan Chat WhatsApp Akan Berubah dengan Desain Liquid Glass
Selama ini, avatar hanya menjadi fitur tambahan di profil WhatsApp.
Pengguna tetap lebih sering menggunakan foto profil sebagai identitas utama, sementara avatar hanya menjadi opsi alternatif.
Hal ini diduga menjadi salah satu alasan mengapa fitur tersebut tidak lagi diprioritaskan.
Meski fitur avatar dihapus, tampilan profil utama WhatsApp tidak akan mengalami perubahan besar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/whatsapp-dituduh-bantu-israel-lacak-warga-palestina.jpg)