Jumat, 5 Juni 2026

GADGET

WhatsApp Rilis Mode Keamanan Baru untuk Cegah Spyware

WhatsApp menghadirkan Strict Account Settings, mode keamanan baru untuk melindungi pengguna dari serangan spyware canggih.

Tayang:
Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Suci BangunDS
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
WHATSAPP BUSINESS SUMMIT - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti memberi sambutan saat acara WhatsApp Business Summit Indonesia 2025 di Jakarta, Selasa (12/8/2025). WhatsApp menghadirkan Strict Account Settings, mode keamanan baru untuk melindungi pengguna dari serangan spyware canggih. 
Ringkasan Berita:
  1. WhatsApp meluncurkan Strict Account Settings untuk perlindungan ekstra
  2. Fitur ini membatasi interaksi dan mengunci pengaturan privasi
  3. WhatsApp juga meningkatkan keamanan dengan bahasa pemrograman Rust

TRIBUNNEWS.COM - WhatsApp kembali memperkuat sistem keamanannya. 

Aplikasi pesan milik Meta ini mengumumkan fitur baru bernama Strict Account Settings, yang dirancang untuk memberikan perlindungan ekstra dari ancaman spyware dan serangan siber tingkat lanjut.

Spyware atau perangkat pengintai merupakan teknologi informasi yang mengacu ke salah satu bentuk program berbahaya yang memasang dirinya sendiri dalam sebuah sistem untuk mencuri data pengguna atau merusak sistem,

Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh 9to5Mac, dan juga diumumkan secara resmi oleh WhatsApp melalui blog perusahaan.

Fitur Strict Account Settings digambarkan sebagai mode keamanan bergaya “lockdown”. 

Saat diaktifkan, WhatsApp akan mengunci pengaturan akun ke tingkat paling ketat demi meminimalkan risiko penyadapan atau serangan digital.

Cara mengaktifkan Strict Account Settings:

WhatsApp menyebut, fitur ini akan dirilis secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan dan dapat digunakan oleh semua pengguna. 

Baca juga: Instagram, WhatsApp, dan Facebook Akan Uji Fitur Berlangganan Berbayar

Namun, fitur ini secara khusus ditujukan bagi mereka yang membutuhkan perlindungan ekstra.

Pengguna yang menjadi target utama fitur ini:

  • Jurnalis
  • Aktivis
  • Tokoh publik
  • Individu dengan risiko tinggi terhadap serangan siber

Saat Strict Account Settings diaktifkan, pengalaman menggunakan WhatsApp akan sedikit berubah.

Beberapa pembatasan yang berlaku:

  • Lampiran dan media dari nomor yang tidak ada di kontak akan diblokir
  • Sejumlah pengaturan privasi akan dikunci di level paling ketat
  • Interaksi dengan akun asing menjadi lebih terbatas

Menurut WhatsApp, pembatasan ini memang disengaja agar potensi celah keamanan bisa ditekan seminimal mungkin.

Selain fitur tersebut, 9to5Mac melaporkan bahwa WhatsApp juga melakukan peningkatan besar di balik layar. 

WhatsApp kini mulai menggunakan bahasa pemrograman Rust untuk melindungi data pengguna.

Rust dikenal sebagai bahasa pemrograman yang lebih aman dari kesalahan memori, yang sering dimanfaatkan spyware untuk mencuri data.

Manfaat penggunaan Rust di WhatsApp:

  • Melindungi pesan, foto, dan video dari spyware
  • Mengurangi risiko eksploitasi celah keamanan
  • Tidak memerlukan pengaturan tambahan dari pengguna

WhatsApp menegaskan, semua pesan tetap dilindungi oleh enkripsi end-to-end secara default. 

Fitur dan peningkatan baru ini disebut sebagai lapisan tambahan untuk menghadapi serangan siber yang semakin canggih.

WhatsApp juga menegaskan komitmennya untuk menjaga privasi komunikasi digital, agar percakapan online tetap seaman percakapan tatap muka.

(Tribunnews.com/Widya)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved